Bupati Taput Buka Suara Kalau Ada Polemik Dibalik Pergantian Nama Bandara Silangit

Kementerian Perhubungan secara resmi telah mengganti nama Bandara Internasional Silangit dengan nama baru

Tribun medan/Arjuna Bakkara
Bandara Internasional Silangit 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kementerian Perhubungan secara resmi telah mengganti nama Bandara Internasional Silangit dengan nama baru yakni Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII.

Hal ini ditandai dengan keluarnya Surat Keputusan Menteri nomor KP 1404 Tahun 2018 tentang Keputusan Menteri Perhubungan tentang perubahan nama tersebut.

Namun, ternyata ada polemik dibalik pergantian nama Bandar Udara Silangit menjadi Raja Sisingamangaraja XII di Tapanuli Utara, Sumatera Utara tersebut.

Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan pun buka suara atas ganti nama itu. Nikson bingung, karena tiba-tiba bandara di daerah kekuasaannya itu berubah nama.

Terlebih, setelah beredarnya surat dari pihak Sekretariat Jenderal Kementerian Perhubungan yang menyampaikan hal ini kepada pihak Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara serta Direktur Bandara, melalui suratnya nomor 243/Srt/B.IV/IX/2018 tertanggal 4 September 2018, hal ini diminta utuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam surat tersebut dijelaskan, keputusan menteri tentang pergantian nama tersebut dilakukan 3 September 2018.

Namun tidak dijelaskan alasan yang melatarbelakangi pergantian nama bandara tersebut.

Nikson memang tak mempermasalahkan pergantian nama.

Namun dia mengaku heran, kenapa keputusan itu terkesan mencederai keputusan bersama anggota DPRD dan masyarakat sekitar bandara.

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved