Pilpres 2019

Erick Thohir Penuhi Janji saat Bertemu Sandiaga, Sehari setelah Resmi Pilih Jokowi Maruf

"Kalau boleh milih pasti dia enggak bakal mau, karna dia lebih mudah untuk mengurus usahanya,..." ujarnya.

Erick Thohir Penuhi Janji saat Bertemu Sandiaga, Sehari setelah Resmi Pilih Jokowi Maruf
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Sandiaga Uno saat menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir di Hotel Luminor, Kamis (1/3/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pengusaha muda yang juga pemilik Mahaka Group, Erick Thohir sudah memutuskan menerima tawaran Jokowi sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi Maruf.

Erick akan memimpin TKN Jokowi Maruf menggaet simpati pemilih dan bersaing dengan rekan dan sahabatnya Sandiaga Uno yang kini diusung menjadi bakal calon wakil presiden bersama bakal capres Prabowo Subianto.

Meski berteman, Erick mengatakan, hubungannya dengan Sandiaga sudah lama berjalan baik dan tetap akan dijaga meski kini mereka berkompetisi di Pilpres 2019.

Dilansir dari Kompas Tv, Jumat (7/9/2018), menurut Erick Thohir hal itu tidak akan mengganggu karena ia bersikap profesional.

"Insya Allah enggak, kita kembali kalau kuncinya profesional, dalam sebuah persahabatan itu kan jangan dilihat hari ini, tetapi lihat masa lalu dan masa depan," ujar Erick Thohir di hadapan para wartawan seusai konferensi pers pengumuman TKN Jokowi-Maruf, Jumat (7/9/2018).

Saat ditanya lebih lanjut bagaimana persiapan untuk bertarung dengan oposisi, Erick Thohir menjawab menurutnya bukan bertarung.

Ia mengatakan jika dirinya akan berpelukan dengan Sandiaga Uno seperti Jokowi berpelukan dengan Prabowo.

Oknum Polisi Kembali Ditangkap Konsumsi Sabu, Kapolres Nias: Harus Mendapat Ganjarannya

Bus Karyawan yang Hendak Menuju Lokasi Wisata Masuk Jurang di Sukabumi, 20 Orang Tewas

Sindir SBY Dengan Pukul Mangkok, Hotman Paris: Bapak SBY Nonton TV Ngak?

Pembalut Pendeteksi Kanker, Karya Mahasiswa ITB Juarai Lomba Inovasi

"Saya rasa kuncinya bukan bertarung, kalau kita cinta Indonesia, kita harus bersahabat, bermartabat, kalau Pak Jokowi berpelukan dengan Pak Prabowo, saya akan berpelukan juga dengan Pak Sandi di lapangan basket," ujar Erick Thohir yang kemudian tertawa.

Ia menambahkan ingin menunjukkan pesta demokrasi yang bersahabat.

"Di sini kita ingin, mempunyai pesta demokrasi yang bersahabat menunjukkan kepada dunia, bahwa kita bangsa besar," ujar Erick Thohir.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengaku khawatir jika pengusaha Erick Tohir menjadi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) atau tim sukses pasangan kubu lawan, bakal capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved