Gara-gara Tatapan Mata, Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran dan Kini Didamaikan Polisi

Dua geng pelajar SMA dari SMAN-2 Medan, SMAN-4 Medan, dan SMA Methodist-1 Medan disidang di ruang Aula

Personel Polsek Medan Baru menyidang para anggota dari dua geng pelajar yang tawuran di Jalan Hayam Wuruk belum lama ini, Rabu (12/9/2018) siang di Aula Mapolsek Medan Baru. (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dua geng pelajar SMA dari SMAN-2 Medan, SMAN-4 Medan, dan SMA Methodist-1 Medan disidang di ruang Aula Mapolsek Medan Baru, Rabu (12/9/2018) siang.

Kedua geng ini tawuran pada Senin (10/9/2018) lalu sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan Hayam Wuruk, tepatnya di depan gedung Adzkia.

Pemicunya sepele, yakni karena tatap-tatapan mata.

Kasi Humas Polsek Medan Baru Aipda Ayatullah mengungkapkan, beberapa anggota dari kedua geng ini terlibat saling tatap saat berpapasan di Jalan Hayam Wuruk.

Tak senang ditatap, salah satu anggota geng spontan lantas menantang anggota geng yang lain untuk berkelahi.

"Gara-gara 'bereng-bereng'-an (tatap-tatapan mata) saat papasan di Jalan Hayam Wuruk. Biasalah anak SMA. Yang merasa enggak senang dibereng lalu bertanya kenapa dia dibereng, dan singkat cerita berlanjut lah ke saling ejek," ungkap Ayat, Rabu (12/9/2018).

"Nyaris baku pukul mereka. Untung kita cepat dapat infonya. Begitu tiba di lokasi, kita langsung amankan beberapa pelajar dan bubarkan sisanya," imbuhnya.

Buntut dari tawuran tersebut, lanjut Ayat, pihaknya kemudian menggelar rapat/sidang pada hari itu untuk menyelesaikan perselisihan antara kedua geng pelajar ini.

Sidang dipimpin oleh Panit 1 Binmas Ipda Ganefo Sembiring, Kasi Humas Aipda Ayatullah, dan Bhabinkamtibmas Bripka Ranto Munthe, serta dihadiri oleh orangtua dan pihak SMA (guru sekolah) asal kedua geng.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved