Pelanggan PDAM Tirtauli Sulit Buang Hajat Siang Hari Karena Air Tidak Mengalir

Sebab, air hanya mengalir mulai pukul 18.00 malam hingga pukul 06.00 pagi. Ia pun was-was ketika harus buang air besar pada siang hari.

Pelanggan PDAM Tirtauli Sulit Buang Hajat Siang Hari Karena Air Tidak Mengalir
Tribun Medan
Air tak mengalir di rumah warga. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Bangun Pasaribu warga Jalan Farel Pasaribu Kelurahan Suka Maju Kecamatan Siantar Marihat mengeluhkan air dari PDAM Tirtauli yang tidak dapat mengalir setiap waktu. Bangun Pasaribu mengungkapkan selama setahun bersama beberapa tetangganya harus menampung air setiap malam.

Sebab, air hanya mengalir mulai pukul 18.00malam hingga pukul 06.00pagi. Ia pun was-was ketika harus buang air besar pada siang hari. Karena, hanya mampu menampung tiga ember air. Air itu pun digunakan untuk keperluan anak dan istri.

"Ini sudah setahunlah air begini terus. Yang sakitnya, kalau mau buang air besar harus ditahanlah. Karena air sudah habis untuk anak pergi sekolah," ujarnya, Kamis (13/9/2018).

Bangun Pasaribu menjelaskan sempat sekali petugas PDAM Tirtauli datang memeriksa kondisi meteran air. Setelah memeriksa, air kembali normal hanya dua hari.

"Setelah itu, gak kembali lagi mengulah. Entah apa yang dikorek-korek mereka di meteran itu kok bisa mengalir. Lalu gak mengalir lagi," ujarnya.

Anak Gadis Penjual Tuak Menangis: Mama Saya Diarak Warga dan Diikat di Pohon seperti Binatang

Ibu Muda Bunuh Diri Bareng Anak Usia 3 Tahun Usai Live Facebook, Ini Penjelasan Kapolsek AKP Wagito

Pilih Jokowi atau Prabowo? Pesan Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Jawaban Terbaru soal Pilpres 2019

Anggun C Sasmi Tegur Armand Maulana saat Celetuk soal Pernikahan

Bangun Pasaribu juga mempublikasikan keluhannya ini ke media sosial. Sontak banyak warga yang berada di sekitar rumahnya juga mengalami hal yang sama.

Saat disinggung, PDAM Tirtauli mengatakan air tidak mengalir hanya satu jam dengan debut yang kecil sekitar pukul 18.00WIB hingga 19.00WIB, Bangun mengatakan tidak benar. Ia memastikan warga mengalami krisis air selama setahun.

Mantan Panglima SMeCK Hooligan Sebut PSMS Bermain Baik, Hanya Kurang Beruntung

Propam Gelar Test Urin Dadakan untuk Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan, Ini Hasilnya

Ada Jokowi dan Prabowo Berboncengan Naik Sepeda Onthel di Jalanan Kota Medan

Jalur Layang Kereta Api Pertama di Sumut Ditargetkan Selesai di Akhir Desember 2018

"Tidak benar, kami setahun air mati sekitar pagi hingga sore. Malam baru hidup. Selama 12 jam lah hidup,"ungkapnya sembari mengatakan rutin membayar tunggakan rekening air.

Direktur Teknis PDAM Tirtauli Paruhum Nali Siregar mengaku telah mengerahkan petugas untuk memeriksa kondisi di sana. Ia memastikan pihaknya sudah memperbaiki aliran air.

 Taurus Mencoba Hindari Konflik, Cancer Hadapi Kritik dengan Cara yang Membangun

Hakim Ajari Terdakwa Kasus Sabusabu Cara Buat Nota Pembelaan 

Namun, untuk jam puncak sekitar pukul 18.00WIB hingga 19.00WIB, air akan mengalami debit yang kecil.

"Kalau bagi kami ada jam puncak. Kalau di jam segitu memang debit kecil. Karena, memang konsumen semuanya memakai air, jadi kecil. Gak mati totallah," katanya.

Nurhaida Tak Mau Pindah ke Tempat Lain, Sebut Pasar Aksara Bak Rumah bagi Pedagang

KPK Sebut Jumlah Uang yang Mengalir dari Dana Proyek di Labuhanbatu Mencapai Rp 40 Miliar

Paruhum juga meminta mengabari jika air kembali mati total. Paruhum juga membantah air di daerah tersebut mati selama setahun.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved