Dituduh Melakukan Pungli, Personel Polisi 'Dihukum' Push Up dan Dimasukkan Tempat Khusus

Roida Tampubolon merupakan sosok yang nekat merekam lalu oknum personel polisi saat berada di ruang SPKT

Dituduh Melakukan Pungli, Personel Polisi 'Dihukum' Push Up dan Dimasukkan Tempat Khusus
Tribun Medan
Dua polisi diduga lakukan pungli ke warga yang melapor 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang wanita bernama Roida Tampubolon merupakan sosok yang nekat merekam lalu oknum personel polisi saat berada di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Percut Seituan.

Tidak hanya merekam, Roida kemudian mengunggah video tersebut ke dalam akun media sosial miliknya sendiri  Roida Tampubolon yang disebarkan pada Rabu (12/9/18) lalu.

Dalam video dia dimintai uang agar laporannya di Polsek Percut Seituan segera diproses oleh pihak kepolisian.

Kejadian yang viral di media sosial ini, berawal pada Senin (16/7/2018) ketika Roida Tampubolon datang ke Polsek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan terkait kasus penganiayaan dan pengerusakan pagar rumah milik marga Sirait yang diterima oleh petugas SPKT, Aiptu Derman Bako dan Bripka M Situmorang.

Setelah membuat laporan, Roida mendesak sambil menawarkan biaya pembuatan laporan kepada kedua oknum polisi tersebut.

Karena terus ditawarkan akhirnya salah seorang petugas ini menjawab "Suka hatimu lah" dalam bahasa batak.

Ternyata, Roida yang sudah merekam percakapan ini dan langsung meletakkan uang Rp 20 ribu, dengan pecahan Rp10 ribu sebanyak dua lembar di meja. 

Bripka M Situmorang langsung mengambil uang dan mengembalikan kepada Roida.

Namun yang bersangkutan langsung pergi meninggalkan ruang SPKT Polsek Percut Sei Tuan.

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved