Edy Rahmayadi Datangi Langsung Titik Banjir, Janji Cari Solusi Penyebab Sungai Meluap

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyambangi para pengungsi banjir di Jalan Sari Rejo

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengunjungi lokasi banjir di Jalan Sari Rejo, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyambangi para pengungsi banjir di Jalan Sari Rejo, Kelurahan Beringin, Medan Selayang, Minggu (16/9/2018).

Saat menemui para warga, Edy Rahmayadi rapat bersama Walikota Medan, Dzulmi Eldin dan Kapolrestabes Medan, Dadang Hartanto.

Dengan mengenakan baju koko dengan celana keper dan sepatu boot, pria yang juga menjabat sebagai ketua PSSI ini menyisir titik banjir.

Para warga yang melihat sang gubernur baru tersebut tampak antusias dan mengutarakan keresahan mereka akibat dilanda banjir.

Dalam blusukannya Edy sempat menanyakan pihak yang memiliki wewenang atas Sungai Babura yang meluap tersebut.

"Siapa yang bertanggung jawab disini," katanya. Jawab seorang diantara anggota BPBD menjawab bahwa sungai tersebut wewenang Balai Wilayah Sungai Sumatera II Medan.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengunjungi lokasi banjir di Jalan Sari Rejo, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang.
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengunjungi lokasi banjir di Jalan Sari Rejo, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. ()

Langsung saja Edy bertanya "Dimana kepala BWS nya disini kenapa tidak datang?," tanyanya. Langsung saja kembali anggota BPBD menjawab bahw yang bersangkutan sedang menunaikan ibadah haji.

Edi kembali bertanya coba tanya dimana sekretaris atau perwakilan yang bisa bertanggung jawab atas wilayah sungai tersebut. "Coba panggil wakilnya atau anggota yang bisa bertanggung jawab disini. Harusnya mereka disini," terangnya.

Seusai melaksanakan blusukan, Edy mengatakan akan segera mencari solusi permasalahan banjir yang terus menerus melanda Kelurahan Beringin tersrbut.

"Kita harus cari tahu dulu kenapa ini banjir, nanti kita panggil wewenangnya siapa ini. kalau sudah begitu, kita selesaikan masalah itu," katanya kepada Tribun.

Ia memastikan seusai surut nantinya, akan segera melakukan pemantauanbie lapangan dan rapat kordinasi dengan dinas terkait.

"Inikan karena masih tertutup air saya tidak tau apakah di hulu atau dihilir. Kita pastikan nanti, yang jelasnya kedepan tidak boleh lagi terjadi seperti ini, begitu kelihatan surut kita lakukan rapat koordinasi terkait persoalan ini," tegasnya.

Lebih lanjut, akan menyelesaikan permasalahan sungai dan rumah yang terkena banjir.

"Baik rumah-rumah yang terkena banjir maupun sungai kita akan cek semuanya," tutupnya.

(cr10/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved