Badan Kepegawaian Daerah Pemko Medan 'Lindungi' PNS Terjerat Korupsi

Lahum mengatakan belum tentu data tersebut akan diberikan, walaupun seharusnya data tersebut langsung diserahkan kepada BKD.

Badan Kepegawaian Daerah Pemko Medan 'Lindungi' PNS Terjerat Korupsi
Tribun Medan
Kolase foto Akhyar Nasution dan Lahum 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.Com, MEDAN - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Lahum Lubis mengatakan pihaknya belum mendapatkan data dan jumlah pasti mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipecat terkait keputusan inkrah kasus korupsi.

Saat ditemui di ruangan kerjanya, ia menjelaskan hal tersebut masih dalam tahap proses. "(Datanya) belum ada sampai ke BKD," katanya, Senin (17/9/2018).

Ia menerangkan, saat ini pihaknya belum mendapatkan data tersebut.

Dijelaskannya, permasalahan inkrah harus diserahkan kepada BKD agar mereka tahu apakah pegawainya masuk di dalam daftar tersebut atau tidak.

"Kalau soal inkrah itu ada di pengadilan, kalau soal nama-nama pegawainya, itu ada di BKN. Sekarang kan inkrahnya itu belum dikasih ke kita. Kalau enggak diminta, tidak dikasih," katanya.

Partai Demokrat Merayakan Ultah ke-17, Prabowo dan Rekan Koalisi Tidak Diundang

Prabowo Siap Jamin Kepulangan Habib Rizieq, Tandatangani 17 Pakta Integritas dengan GNPF

Saat ditanya mengapa BKD tidak meminta data-data tersebut, Lahum mengatakan belum tentu data tersebut akan diberikan, walaupun seharusnya data tersebut langsung diserahkan kepada BKD.

Pada Jumat (14/9/2018) lalu, sekretaris BKD Baginda mengatakan, tim disiplin BKD sedang berada di Jakarta untuk membahas mengenai masalah tersebut.

Lahum pun membenarkannya. "Itulah hasilnya. Hasilnya SK mengenai keputusan bersama. Kalau soal nama-nama, harus melalui BKN lagi," kata dia.

Namun pernyataan Lahum terkait data-data ASN yang mendapatkan inkrah pemecatan bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution pada Jumat (17/9/2018) lalu.

Halaman
123
Penulis: Liska Rahayu
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved