Breaking News:

Dituding Bentuk Islam Nusantara, Massa Bubarkan Kirab Satu Negeri GP Ansor, Ini Kata Wakapolres

Massa tidak hanya mengusir perwakilan GP Ansor. Massa juga mengusir undangan yang akan hadir.

Penulis: Dedy Kurniawan |
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kegiatan Kirab Satu Negeri GP Ansor yang berlangsung di Gedung Nasional Tanjungpura dibubarkan paksa massa yang terdiri ratusan orang. Massa menggeruduk Gedung Nasional Tanjung Pura menolak rangkaian Kirab Satu Negeri, yang digelar oleh GP Ansor, Rabu (19/9/2018) 

Kegiatan penyambutan dilakukan di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara tepatnya di Besitang.

"Setelah serah dan terima kirab dilaksanakan dan serah terima 17 bendera merah putih yang dibawa dari Aceh diterima oleh PW GP Ansor Sumatera Utara, rombongan PW GP Ansor Sumut menyinggahi Masjid Azizi, Tanjung Pura untuk melaksanakan shalat Zuhur," katanya.

Sesampai di masjid Azizi Tanjung Pura, GP Ansor digeruduk dan ditolak oleh sekelompok anak muda yang mengklaim diri dari Kesultanan Langkat.

Massa nyaris bentrok, terdengar massa berteriak dan mengusir rombongan GP Ansor. Penolakan ini pun mendapat reaksi dari rombongan GP Ansor yang tidak dicaci maki dan diusir karena alasan yang tidak jelas.

Melihat keadaan penolakan yang sudah memprovokasi pihak masjid, rombongan GP Ansor yang dipimpin Labuhan Hasibuan memilih untuk berpindah tempat melaksanakan Salat Zuhur.

Hal ini juga setelah dimediasi pihak Polres Langkat dan MUI.

(dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved