Sektor Perbankan Masih jadi Primadona Penyediaan Modal Usaha di Sumut

Ia menerangkan, dari sisi keuangan, aset perbankan terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan trend meningkat

Sektor Perbankan Masih jadi Primadona Penyediaan Modal Usaha di Sumut
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Kepala OJK Kantor Regional 5, Lukdir Gultom, saat pembukaan workshop media di Kantor OJK KR 5, Rabu (19/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Sektor perbankan masih menjadi primadona masyarakat Sumatera Utara (Sumut) dalam rangka penyediaan modal usaha. 

Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi, ekonomi Sumatera Utara (Sumut) di semester  I 2018 tumbuh 5,02 persen. Bila dibandingkan dengan posisi triwulan I 2018, ekonomi Sumut telah tumbuh 2,18 persen. 

“Di Semester I 2018, tiga pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor Lapangan Usaha Jasa Pendidikan yaitu 8,94 persen, Informasi Komunikasi 8,29 persen dan jasa perusahaan 8,01 persen,” ujar Kepala OJK Kantor Regional 5, Lukdir Gultom, saat pembukaan workshop media di Kantor OJK KR 5, Rabu (19/9/2018).

Ia menjelaskan, secara historis, ekonomi Sumut cenderung didominasi oleh Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 21,09 persen, Industri Pengolahan sebesar 20,28 persen, serta Perdagangan besar, eceran dan reparasi sepeda motor sebesar 18,36 persen.

“Bila diamati dari berbagai sektor, kontribusi sektor Jasa Keuangan masih perlu diperbesar lagi karena hingga Semester I 2018 baru menempati urutan ke-8 dari 16 jenis lapangan usaha yang berkontribusi,” jelasnya.

Ia menerangkan, dari sisi keuangan, aset perbankan terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan trend meningkat secara Year Over Year (YoY). 

 Al Ghazali Tampak Linglung Usai Alami Kecelakaan, Ahmad Dhani Minta Didoakan

 Ayah Mertua Perkosa Menantu dan Direkam Kakak Ipar Perempuan

Kabar Al Ghazali Mabuk saat Kecelakaan? Ahmad Dhani Geram: Isu dari PKI!, Begini Kronologinya

“Aset perbankan di Sumut meningkat 7,17 persen (YoY) atau 4,15 persen Year to Date (Ytd) sehingga secara keseluruhan share perbankan Sumut terhadap total aset perbankan nasional sebesar 3,04 persen,” terangnya.

Ia menuturkan, hasil tersebut merupakan sinergi positif komponen penyaluran dana Kredit dan Pembiayaan sebesar Rp210.231 miliar (YoY) tumbuh 9,26 persen atau 3,05 persen (Ytd) dan kegiatan penghimpunan dana sebesar Rp224.741 miliar (YoY) tumbuh 5,46 persen atau 3,11 persen (Ytd). 

Pembunuh Nazir Masjid di Paluta Habisi Nyawa Korban usai Isap Tiga Lem Kambing

Viral, Foto Hantu saat Konser Sheila on 7, Wanita yang Difoto Angkat Bicara, Gak Disangka Cantik

“Berdasarkan kondisi ini maka secara Ytd pencapaian Sumut sebenarnya lebih tinggi dari capaian nasional (sementara) untuk kegiatan penghimpunan dana mengingat nasional hanya mampu tumbuh 1,77 persen,” tuturnya.

Pernah Mengeluh Tak Enak Badan, Pria Diduga Tunawisma Meninggal di Pekarangan Warga

Kapolres Samosir Imbau Pengusaha Kapal Penyeberangan Berkaca Pada Tragedi KM Sinar Bangun

Mengenal Brothers Cafe, Tempat Nongkrong Anak Muda Pertama di Kota Medan

Ia mengungkapkan, namun demikian, penyaluran Kredit atau Pembiayaan masih menjadi Pekerjaan Rumah yang perlu ditingkatkan penetrasinya di tahun 2018. 

Impian Aries akan Ada di Genggaman, Libra Semua Masalah Pasti Berlalu

ONE Championship Jalin Kemitraan Strategis dengan Telkomsel

“Meskipun secara YoY sudah melampaui target yang diharapkan sebesar 9 persen, tetapi posisinya masih di bawah rata-rata nasional (sementara) yang mampu melesat ke angka 11,59 persen (YoY) dan 5,27 persen (Ytd),” ungkapnya.

(pra/tribun-medan. com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved