Darurat Narkoba

BNN Tangkap Pemilik 31 Kilogram Sabusabu di Tanjungbalai

BNN berhasil menemukan barang bukti berupa narkotika golongan I jenis sabu sebanyak 31 kilogram.

BNN Tangkap Pemilik 31 Kilogram Sabusabu di Tanjungbalai
TRIBUN MEDAN/HO
Petugas BNN saat mengamankan sabusabu seberat 31 kilogram. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) berhasil mengamankan sabu yang diperkirakan seberat 31 kilogram, pada Kamis (20/9/2018) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

Tim dari BNN melakukan penggeledahan di rumah warga bernama Adi di Jalan Al Watoniah Sei Dua, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Penggeledahan itu, dipimpin langsung oleh AKBP Dinar Widargo penyidik interfiksi BNN. 

BNN berhasil menemukan barang bukti berupa narkotika golongan I jenis sabu sebanyak 31 kilogram.

Anggota Polsek Tanjung Balai Selatan yang masih melaksanakan tugas di Polsek, langsung meminta bantuan untuk melakukan pemasangan Police line di rumah tersebut.

Kemudian dilakukan pemotretan terhadap dua paket berupa kotak yang dilapisi dengan lakban warna coklat, yang berisikan narkoba jenis sabu sebanyak 31 kilogram itu.

Saat Diangkat Jadi Dirut Bulog, Presiden Jokowi Sebut Buwas Sosok yang Tegas dan Jujur

Mantan Finalis Indonesian Idol jadi Bandit, Dede Idol dan Kakaknya Ditembak saat Kabur

Menanggapi soal adanya penangkapan sabu seberat 31 kilogram di Tanjungbalai, Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan bahwa BNN memang ada melakukan penangkapan pada Kamis pagi dinihari.

Dituding Sebarkan Islam Nusantara, Ketua GP Ansor Langkat: Kami Enggak Terima Salat pun Ditolak!

Istri Dibantu Selingkuhan Bunuh Suami, Tak Terima Uang Belanja Rp 200 Ribu Sebulan

"Benar BNN ada melakukan penangkapan sabu seberat 31 kilogram," kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai melalui sambungan telepon seluler, Kamis (20/9/2018).

Kondisi Bayi yang Mengalami Pembengkakan Semakin Baik, Luka Mulai Kempis dan Mengering 

"Saat ini tersangka lagi dibawa oleh petugas BNN perjalanan ke Medan," sambungnya.

Namun, Irfan tidak bisa memberikan press release. Karena menurutnya pengungkapan kasus ini merupakan kewenangan dari BNN.

"Yang jelas pagi tadi saya juga sudah mengecek kerumah yang di Police Line tempat dilakukan penangkapan," jelas Irfan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved