Diduga Korupsi Dana Binapenta Kemenakertrans, Kadis PMD Pakpak Bharat Ditahan Kejaksaan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pakpak Bharat, Manurung Naiborhu ditahan oleh Kejari Dairi

Diduga Korupsi Dana Binapenta Kemenakertrans, Kadis PMD Pakpak Bharat Ditahan Kejaksaan
Kadis PMD Pemkab Pakpak Bharat, Manurung Naiborhu (pakai kaos putih, hitam, merah) saat hendak dibawa ke Rutan Klas IIB Sidikalang, Dairi pada Kamis (20/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pakpak Bharat, Manurung Naiborhu ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi pada Kamis (20/9/2018).

Dengan pengawalan petugas kejaksaan, Manurung kemudian dibawa Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB, Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Dairi, Chairul Wijaya menjelaskan tersangka diduga melakukan korupsi dana proyek pada karya yang bersumber dari bantuan Direktorat Binapenta Kemenakertrans senilai Rp 803.795.000 Tahun Anggaran (TA) 2013.

"Ya benar, kami ada menerima berkas dan tersangka bernama Manurung Naiborhu, atas kasus dugaan korupsi proyek padat karya yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 400 juta lebih," kata Wijaya, Kamis.

Lebih lanjut, Wijaya menyebutkan kasus ini merupakan pelimpahan dari penyidik Tipikor Polres Pakpak Bharat. Setelah berkasnya dinyatakan lengkap (P-21), maka pihak kejaksaan kemudian langsung melakukan penahanan terhadap tersangka.

"Manurung diketahui saat itu menjabat sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkab Pakpak Bharat. Sehingga dinilai sebagai pejabat yang paling bertanggungjawab," sebutnya.

Ditanya soal kemungkinan adanya keterlibatan oknum lain dalam kasus ini, Wijaya membenarkan. Namun, ia belum berani membeberkan identitas para calon tersangka menyusul Manurung Naiborhu.

Ia hanya menyebut bakal ada 5 tersangka baru dalam kasus korupsi ini.

"Sementara lihat perkembangan dulu. Kalau memang nanti dipersidangan terbukti adanya tersangka lain, maka pasti akan langsung kami lidik," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved