Breaking News:

Pileg 2019

Mantan Wakil Gubernur Pulang Kampung Merebut Hati Rakyat

Nurhajizah Marpaung diminta aktivis mahasiswa serta masyarakat Kabupaten Asahan pulang kampung supaya pembangunan infrastruktur semakin baik.

Tribun Medan / Nanda
Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung saat ditemui usai menghadiri rapat paripurna DPRD Sumut, Senin (11/9/2017). 

"Saya ada tandem dengan para caleg di satu partai dan sudah dipersiapkan. Biasanya orang Asahan akan memilih putera daerah asalnya. Silakan pakai hatinya dan nurani untuk memilih calon legislatif."
Nurhajizah Marpaung, Wakil Gubernur Sumatera Utara sisa periode 2013-2018

TRIBUN-MEDAN.com-Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan daftar calon tetap legislatif. Beberapa politisi tersohor ikut bertarung meraih simpati konsitiuen pada pemilihan umum serentak yang akan diselenggarakan 17 April 2019.

Misalnya, Wakil Gubernur Sumatera Utara sisa periode 2013-2018 Nurhajizah Marpaung, mantan Gubernur Jakarta/Cagub Sumut Djarot Saifullah Yusuf, Anggoata DPR RI Irmadi Lubis.

Politisi Partai Nasdem, mengatakan Nurhajizah Marpaung, aktivis mahasiswa serta masyarakat Kabupaten Asahan memintanya pulang kampung supaya pembangunan infrastruktur semakin baik.

"Saya tidak mempersiapkan konsultan politik, jadi adik-adik mahasiswa nanti yang bergerak. Nanti mahasiswa saja yang bekerja dengan syarat harus meneken surat bersedia pulang ke kampung halaman," ujar Nurhajizah kepada Tribun Medan/daring Tribun-Medan.com, Kamis (20/9).

Nurhajizah merupakan calon anggota legislatif DPR RI dari daerah pemilihan Sumut-3 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Sebelumnya ia politisi Partai Hanura. Adapun daerah pemilihan Sumut-3 meliputi Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Tanah Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Siantar, Simalungun, Batubara, Asahan dan Tanjungbalai.

Ia mulai berkampanye pada waktu yang telah ditetapkan KPU yakni 23 September.

Karena itu, dia akan berupaya agar tim sukses saling bekerja sama dengan baik. Lalu, tim sukses dari keluarga, masyarakat luas dan mahasiswa akan memberikan sosialisasi.

Tidak hanya itu, ia tidak akan mengumpulkan masyarakat sebagaimana metode kampanye dahulu. Tapi, ia akan bertemu masyarakat untuk melakukan sosialisasi.

Baginya, sosialisasi dan bersilaturahmi dengan masyarakat lebih efektif ketimbang berkumpul di lapangan.

"Saya ada tandem dengan para caleg di satu partai dan sudah dipersiapkan. Biasanya orang Asahan akan memilih putera daerah asalnya. Silakan pakai hatinya dan nurani untuk memilih calon legislatif," katanya.

Anda mantan wakil gubernur dan pernah mencalonkan diri sebagai Bupati Asahan, mengapa harus jadi caleg? Ia menjelaskan sebagai orang yang lahir di Kabupaten Asahan tentu harus melakukan interaksi dengan masyarakat Asahan dan memberikan perhatian.

"Kalau menunggu mencalonkan diri sebagai bupati masih lama, jadi mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dulu. Nanti dalam perjalanannya kalau ada pemilihan bupati kita pikirkan lagi untuk mencalonkan diri," ujar Nurhajizah, pensiunan Brigjen TNI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved