Jadi Tamu Kehormatan Syahrini, Najwa Shihab: Kebayang Enggak Sih Kalau Syahrini Jadi Politikus?

Meski dunia politik lagi trend dimintai selebritas tidaklah membuat penyanyi pemilik Jambul Kwatulistiwa, Syahrini tertarik.

Jadi Tamu Kehormatan Syahrini, Najwa Shihab: Kebayang Enggak Sih Kalau Syahrini Jadi Politikus?
Tribun Medan
Najwa Shihab dan Syahrini 

"Tapi, memang sudah pas Teh Syahrini jadi penyanyi aja, karena memang punya kapasitas di sini. Bisa kita lihat dari nyanyiannya, "Jangan Memilih Aku", dinyanyikan duet sama Anang Hermansyah sukses besar karena dua hal.

Yang pertama, karena memang laku di pasaran. Yang kedua, karena Anang benar-benar memilih yang lain," tambah Najwa, yang lagi-lagi membuat para penonton tertawa.

Berikut Fakta-fakta Tentang Hari Jisun Youtuber Korea yang Suka Indonesia

HEBAT, Anthony Ginting Juara China Open, Terakhir Diraih Alan Budikusuma 24 Tahun Lalu

Syahrini
Syahrini (Instagram)

Analisa Kritis Najwa Shihab tentang Syahrini

"Malam ini saya diminta menganalisa Syahrini. Tadi malam saya begadang, saya membuat catatan-catatan apa yang bisa sama-sama kita petik dari sang Jambul Khatulistiwa," kata Najwa sebagai pembuka.

Ia mengatakan kata kunci seorang Syahrini adalah "princess". Najwa lalu menyodorkan sebuah teori tentang tiga hal yang membuat seseorang  bisa menyandang gelar princess.

Pertama, lanjutnya, adalah lahir sebagai putri seorang raja. Namun, butuh garis tangan untuk itu karena di luar kendali manusia.

Cara kedua, menggaet hati seorang pangeran. Namun, lagi-lagi itu juga memerlukan campur tangan takdir karena jodoh ada di tangan Tuhan.

"Yang ketiga dan ini yang paling terjangkau oleh semua orang. Cuek saja mengklaim diri sendiri sebagai princess," ucap Najwa yang mengundang suara tawa dari deretan kursi penonton.

Percaya diri tingkat ratu

Menurut Najwa, caranya mudah. Hanya dengan mengkombinasikan dua hal, tebal muka dan keras kepala. Ngotot meyakinkan orang lain dan juga gigih meyakinkan diri sendiri bahwa ia adalah princess.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved