Breaking News:

Rumah Kontrakan Lisna Hancur Diterjang Banjir Bandang Usai Hujan Tak Kunjung Henti di Sidempuan

Malam itu, Sabtu (22/9/2018) sekitar pukul 18.30 WIB, Lisna Siregar (32) belum punya firasat apapun.

Penulis: | Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Banjir bandang yang melanda Sungai Batang Ayumi, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidmpuan Batunadua, Padangsidmpuan, Sabtu (22/9/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDIMPUAN - Malam itu, Sabtu (22/9/2018) sekitar pukul 18.30 WIB, Lisna Siregar (32) belum punya firasat apapun.

Istri Sultano Hasibuan ini membawa anaknya jalan-jalan untuk berkunjung ke rumah nenek.

Namun, semua berubah saat hujan deras tak kunjung berhenti melanda Padangsidimpuan.

Pikiran Lisna langsung tertuju pada rumah yang ia kontrak tepat di tepi Sungai Batang Ayumi, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidmpuan Batunadua, Padangsidmpuan.

Seolah masih trauma dengan peristiwa dua tahun lalu, Lisna khawatir arus deras sungai akan kembali menerjang rumahnya.

Dengan perasaan yang mulai tak karuan, Lisna langsung bergegas pulang untuk melihat rumahnya.

Benar saja, rumah yang kontrak sejak tiga bulan lalu ini sudah luluh lantak oleh air.

"Karena hujannya deras sekali, perasaan saya langsung tidak enak. Kami langsung pulang dan melihat rumah ini sudah hancur," kata Lisna sembari mengais sisa-sisa barang dari tumpukan puing-puing rumahnya, Minggu (23/9/2018).

Lisna hanya sendiri membersihkan sisa-sisa puing rumahnya yang hancur diterjang banjir. Suaminya, Sultano Hasibuan, tidak membantu karena sedang bekerja di luar kota. Sultano merupakan sopir angkutan umum lintas Padangsidimpuan-Padang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved