Cegah Stunting Sejak Dini, Pemkab Pakpak Bharat Bagikan Susu Kepada Ibu Hamil dan Menyusui

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat membuat suatu program terobosan baru berupa pemberian susu

Cegah Stunting Sejak Dini, Pemkab Pakpak Bharat Bagikan Susu Kepada Ibu Hamil dan Menyusui
Ketua Penggerak PKK Pakpak Bharat, Made Tirta Dewi secara simbolis menyerahkan kotak berisi susu kepada salah seorang ibu hamil, Rabu (26/9/2018).(Pemkab Pakpak Bharat) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SALAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat membuat suatu program terobosan baru berupa pemberian susu kepada ibu hamil dan juga ibu menyusui.
Program itu untuk mendukung gerakan 1.000 hari pertama kehidupan menuju generasi emas Kabupaten Pakpak Bharat.

Ketua Penggerak PKK Pakpak Bharat, Made Tirta Dewi mengatakan pemberian susu itu khusus ditujukan kepada seluruh ibu mulai dari dinyatakan hamil sampai dengan setelah melahirkan hingga anak berusia 24 bulan.

Apalagi susu merupakan nutrisi tambahan yang berguna untuk mendukung kebutuhan vitamin dan mineral selain makanan yang di konsumsi oleh ibu hamil, seperti protein untuk pembentukan plasenta, cadangan darah, pembentukan cairan ketuban dan persiapan persalinan.

"Kegiatan ini untuk mendukung salah satu program dari pemerintah pusat yaitu menuntaskan Stunting," kata Made, Rabu (26/9/2018).

Selain pemberian susu, Made menjelaskan setiap ibu yang sudah dinyatakan positif hamil agar segera melakukan pemeriksaan kehamilan (ante natal care) dan mendapatkan penyuluhan kesehatan.

Pada tahap ini petugas kesehatan agar terus memantau status gizi ibu hamil agar seiring usia kehamilan tidak muncul ibu hamil yang kurang energy kronik (KEK) dan anemia.

"Selain pemberian susu, Bupati juga membuat suatu kebijakan yang mengharuskan ibu yang dinyatakan positif hamil segera di pandu oleh tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan (ante natal care) dan mendapatkan penyuluhan kesehatan selama kehamilan," jelasnya.

Apalagi menurut istri dari Remigo Yolando Berutu itu, bahwa 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa dimana pertumbuhan anak dimulai.

"Pertumbuhan anak terjadi sejak sembilan bulan berada di dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun pascadilahirkan," ujarnya.

Sehingga, kedepannya dengan terus berjalannya program ini diharapkan terjadi penurunan kelahiran anak dengan berat badan yang rendah.

"Semoga program yang kami laksanakan ini, menurunkan proporsi anak balita stunting, serta semakin meningkatkan persentase ibu yang memberikan ASI esklusif," harapnya.

Setelah pencanangan ini, selanjutnya pembagian susu akan dilaksanakan di Posyandu setiap bulan pada saat Ibu hamil memeriksakan kandungannya. Nantinya setiap ibu hamil akan mendapatkan dua kotak susu secara gratis.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved