Jadi Inspektur Upacara Haornas, Wagub Musa Rajekshah: Olahraga Harus Jadi Kebutuhan Hidup

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional

Jadi Inspektur Upacara Haornas, Wagub Musa Rajekshah: Olahraga Harus Jadi Kebutuhan Hidup
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2018 di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (26/9/2018).(ho) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah menjadi inspektur upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2018 di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (26/9/2018). 

Peringatan Haornas juga diisi dengan kegiatan gerak jalan dan pemberian penghargaan kepada para atlet berprestasi, serta insan olahraga.

Menjadi inspektur upacara, Wagub Sumut Musa Rajekshah membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia Imam Nahrawi. Menpora dalam sambutannya, menyampaikan, olahraga bagian dari partsipasi membangun Indonesia.

“Untuk itu, olahraga harus jadi kebutuhan hidup,” katanya.

Menpora juga mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan olahraga secara massif dan meluas di lapisan masyarakat.

“Hal tersebut sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,  dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Nomor 18 tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga,” ujarnya.

Permasalahan terbesar saat ini, kata Menpora, adalah derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah, yakni di bawah 18 persen. Maka dengan ‘Gerakan Ayo Olahraga’ diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut. 

“Dengan kesehatan yang bagus maka akan memudahkan lahirnya bibit-bitit yang berpotensi menuju pentas dunia di masa selanjutnya,” katanya.

Meski begitu, Menpora mengatakan tahun 2018 banyak generasi muda yang telah menorehkan prestasi di bidang olahraga. Menpora mencontohkan Muhammad Zohri yang telah berpretasi di kejuaraan dunia untuk lari 100 meter. Selanjutnya, ada pecatur yang berusia 10 tahun Samantha, wuhsu dan sepakbola U-16 serta cabang lain.

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved