Simpan Ganja Hampir Setengah Ons di Kotak Kacamata, Ahmad Rifai Diadili

JPU Emmy menyebutkan Polsek Medan Baru dalam pengembangan kasus tersebut, menemukan barang bukti yang berasal dari rumah terdakwa Rifai.

Simpan Ganja Hampir Setengah Ons di Kotak Kacamata, Ahmad Rifai Diadili
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Terdakwa Ahmad Rifai membenarkan dirinya memiliki ganja seberat setengah ons pada sidang di PN Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ahmad Rifai mungkin tidak dapat berkumpul bersama dengan 2 teman subahatnya yakni Akmal dan Black (masing-masing buron) untuk menikmati hisapan narkoba bersama. Pasalnya, hanya Ahmad Rifai ditangkap sendiri terkait kepemilikan sejumlah barang haram beserta alat hisapnya.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emmy Khairani perbuatan pria berusia 29 tahun tersebut diketahui sering mengadakan kumpul-kumpul bersama dalam sebuah gubuk yang terletak di Karya Darma, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan. Merebak informasi adanya pesta narkoba dalam gubuk tersebut.

Kemudian pada 18 April 2018 malam, Personel Polsek Medan Baru yang mendengar informasi dari masyarakat langsung mengintai. Saat itu hanya Ahmad Rifai yang tertangkap. Ahmad Rifai pun terancam dijerat dengan pasal berlapis oleh Pengadilan Negeri Medan.

"Perbuatan Ahmad Rifai Munthe terbukti bersalah melanggar pidana primer Pasal 112 ayat (1), dan kedua yakni Pidana Pasal 111 Jo Pasal 132 ayat (1) atau Kedua, Pidana Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHAPidana," ujar JPU Emmy Khairani di ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (26/9/2018).

Kemudian, dalam dakwaan tersebut, JPU Emmy menyebutkan Polsek Medan Baru dalam pengembangan kasus tersebut, menemukan barang bukti yang berasal dari rumah terdakwa Rifai.

"Dari penggeledahan ditemukan satu klip sabu seberat 0,05 gram, sebuah alat hisap sabu sabu, dan ganja yang disimpan dalam sebuah kotak kacamata seberat 49 gram, (hampir setengah ons) " urainya.

Sementara agenda sidang dakwaan yang juga menghadirkan saksi dari personel Polsek Medan Baru membenarkan bahwa terdakwa sering berpesta narkoba dalam sebuah gubuk yang berlokasi tak jauh dari rumahnya.

"Iya, kami ketahui dari penyidikan bahwa terdakwa ini sering berpesta narkoba dalam gubuk tersebut. Sehingga setelah ditelusuri lagi kita temukan juga ganja dan sabu di rumahnya," ujar Rudianto.

Mendengar kejahatannya dipaparkan, Ahmad Rifai yang duduk menggunakan kaos merah tahanan Kejari Medan hanya bisa tertunduk. Ia membenarkan tindakannya tersebut saat ditanya Majelis Hakim yang dipimpin Mariati Simarmata.
 

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved