Breaking News:

5 Nelayan Langkat Ditangkap Polisi Diraja Malaysia di Perairan Indonesia

Pemberitahuan yang dilakukan oleh Polisi Diraja Malaysia, hanya sekedar melalui via telepon.

Penulis: Dedy Kurniawan |
Kompas.com
Ilustrasi: Nelayan 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Lima orang nelayan lokal asal Indonesia ditangkap Polisi Diraja Malaysia. Kelima orang nelayan yang diduga diculik merupakan nelayan asal Kecamatan Sei Bilah, Kabupaten Langkat yang berlayar di perairan Indonesia.

Informasi dihimpun, Kamis (27/9/2018) kelima nelayan yang belum dipulangkan, masing masing bernama Abdul Rahman Ritonga alias Tekong (37), Alfan (43), M. Barlin (39), Danu Dirja (30), Zulkifli (54). Mereka saat ini berada di Tahanan Pulang Penang Malaysia.

Direktur Eksekutif Rumah Bahari, Azhar, menyayangkan penangkapan lima nelayan ini. Ia berang, dan langsung angkat bicara terkait penangkapan kelima nelayan Indonesia oleh Kepolisian Diraja Malaysia.

Menurutnya, kasus ini sudah terjadi berulang terjadi, untuk kesekian kalinya terhadap perampasan hak Nlnelayan Indonesia yang dilakukan oleh Polisi Maritim Diraja Malaysia. Ia menganggap penangkapan tindakan semena-mena di perairan Indonesia.

"Nelayan kita berulang kali ditangkap mereka di perairan kita. Ini adalah penculikan. Karena kelima nelayan tersebut masih ditangkap semena-mena di perairan Indonesia," tegas Azhar, Kamis (27/9/2018).

Dijelaskan Azhar, selama ini dari beberapa kasus yang serupa, bahwa pemberitahuan yang dilakukan oleh Polisi Diraja Malaysia, hanya sekedar melalui via telepon. Kondisi ini membuat pihak keluarga para nelayan cemas dan khawatir, jika nelayan terjadi yang tidak diinginkan.

"kami belajar dari pengalaman terdahulu seperti kasus sekarang ini, Polisi Diraja Malaysia hanya memberi kabar melalui telepon, keluarga korban sangat sulit dengan menggunakan nomor telepon yang sama pada saat pemberitahuan sebelumnya," ungkap Azhar.

Azhar meminta kepada Polisi Diraja Malaysia agar komunikasi ini bisa diperbaiki dan dilakukan. Ia meminta Polisi Diraja Malaysia proaktif jika ada melakukan penangkapan terhadap nelan yang Indonesia.

"Kami berharap agar pihak Malaysia membuka komunikasi, agar hak keluarga para nelayan untuk mendapatkan informasi serta keadaan keluarganya bisa diketahui," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved