Breaking News:

Aliansi Cinta Indonesia Minta Pengusaha Media Tidak Menyebarkan Berita Hoax

Karena diduga pemberitaan di koran tersebut, menghasut dan menggiring opini untuk membenci kinerja pemerintah Jokowi-JK

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Aliansi Cinta Indonesia geruduk DPRD Sumut minta pengusaha media menimbulkan perpecahan bangsa. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan orang yang mengatasnamakan kelompok
Aliansi Cinta Indonesia (ACI) melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Sumut, Kamis (27/9/2018).

Sebelum memulai aksinya, massa sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dikomandoi oleh orator M Yusuf Hanafi Sinaga, dari atas mobil komando.

Tuntutan massa di DPRD Sumut adalah minta difasilitasi agar bisa membuat rekomendasi kepada Dewan Pers tentang pemberitaan di salah satu harian lokal di Sumut, yang isi beritanya dinilai cenderung tendensius kepada pemerintah Jokowi-JK.

Karena diduga pemberitaan di koran tersebut, menghasut dan menggiring opini untuk membenci kinerja pemerintah Jokowi-JK.

Massa juga meminta DPRD Sumut bersama Muspida Plus harus mengajak dialog seluruh pengusaha media, untuk membuat berita yang benar tanpa ada pihak sponsor yang menunggai, untuk kepentingan memecah-belah, hasut, fitnah dan hoax.

Terungkap Arah Dukungan Keluarga Gus Dur dari Peci Emas Gus Dur, Buku, dan Tempo Mendoan

Detik-detik Edy Rahmayadi Sempat Terdiam saat Jadi Narasumber di Acara ILC

Sepasang Mucikari Ini Sudah Tiga Kali Jual Gadis Belia ke Pria Hidung Belang

Selain itu, massa juga meminta Caleg harus adu program untuk merebut hati rakyat, bukan adu doktrin apalagi SARA yang bisa menimbulkan perpecahan bangsa.

"Kami disini ingin menyampaikan kami menolak keras pemberitaan di surat kabar lokal yang memecah belah umat dan keutuhan NKRI khususnya Sumatera Utara," kata Yusuf dari atas mobil komando, Kamis (27/9/2018).

Bank Sinarmas Luncurkan Tabungan Simas Haji di Medan 

Ika Puspa Deg-degan saat Mendongeng Simardan Anak Durhaka di Pekan Bahasa dan Sastra

Massa menilai, salah satu koran di Kota Medan itu menggiring masyarakat untuk membenci Presiden Jokowi.

Sementara itu, Ustaz Ahmad Muzanni mengatakan jika ada ustaz yang menyampaikan provokasi perpecahan itu bukan ajaran Nabi SAW.

Amriyani Nur Siregar, Nenek Dua Cucu yang Pilih Profesi Sebagai Pengedar Sabusabu

Wakili Sumut di Kompetisi Nasional, Academy SMAN2 Futsal Club Pasang Target Main di Final

"Nabi datang sebagai Rahmatan Lil Allamin. Karena sejatinya ajaran umat Islam memberikan kebaikan. Jangan terpancing provokasi yang bisa memecah umat Islam," ujar Muzanni.

Real Madrid Babak Belur Dihantam Sevilla, Barcelona Dibekap Leganes

Suasana Hati Scorpio Sedang Tidak Baik, Libra Berhati-hatilah Soal Masalah Keuangan

(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved