Kutip Rp1,6 Juta untuk Biaya Pasang Baru Listrik Token, Petugas PLN Gadungan Ditangkap

Unit Reskrim Polsek Pancurbatu menangkap seorang petugas PT PLN gadungan bernama Samsul, Sabtu

Kutip Rp1,6 Juta untuk Biaya Pasang Baru Listrik Token, Petugas PLN Gadungan Ditangkap
TRIBUN MEDAN / HO
Petugas PLN gadungan diamankan polisi Polsek Pancurbatu, Minggu (30/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Unit Reskrim Polsek Pancurbatu menangkap seorang petugas PT PLN gadungan bernama Samsul, Sabtu (29/9/2018).

Samsul ditangkap sesaat setelah mendapat informasi dari warga yang nyaris menjadi korban.

Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu Iptu Suhaily Hasibuan menuturkan, kejadian berawal pada Jumat (28/9/2018) sekira pukul 09.30 WIB, Samsul mendatangi lokasi kedai warga bernama Juadi di Jalan Besar Tanjung Anom - Sei Glugur, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.

Samsul menawarkan paket pemasangan listrik prabayar (sistem token) berdaya 1.300 Watt kepada Juadi.

Untuk pemasangan tersebut, Samsul mematok biaya Rp1,6 juta.

Singkat cerita, Juadi setuju dan menyuruh Syamsul datang lagi besok.

"Sebelumnya, tersangka Samsul keliling-keliling di seputaran lokasi kejadian. Begitu melihat ada kedai yang baru dibangun, tersangka mencari dan mendatangi pemiliknya, yaitu korban (Juadi), lalu menawarkan pemasangan meteran listrik token. Tersangka mengaku sebagai petugas PLN," ungkap Suhaily.

Selanjutnya, Sabtu (29/9/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, Samsul tiba di lokasi kedai Juadi hendak mengambil berkas permohonan pemasangan listrik prabayar Juadi beserta uang Rp1,6 juta (biaya pemasangan).

Bertepatan saat itu, seorang kerabat Juadi, bermarga Pasaribu, datang.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved