Camat Bandar Khalifah Sedih Warganya Tewas Terpanggang, Kesal Karena Listrik Sering Padam

Di tempat kita ini kalau sudah mati lampu malam hari mau menjelang siang baru hidup. Seperti inilah dampaknya kalau terlalu sering kali mati

Camat Bandar Khalifah Sedih Warganya Tewas Terpanggang, Kesal Karena Listrik Sering Padam
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Jasad ketiga korban disemayamkan di rumah saudaranya yang berada di samping rumah yang terbakar Selasa, (2/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,SEIRAMPAH- Camat Bandar Khalifah Kabupaten Serdangbedagai, Muhammad Khairi kecewa dengan pelayanan yang diberikan oleh PLN. Kekecewaannya ini disampaikan menyikapi adanya warga Desa Bandar Tengah yang tewas sekeluarga dan terpanggang karena rumahnya terbakar Selasa, (2/10/2018).

"Di tempat kita ini kalau sudah mati lampu malam hari mau menjelang siang baru hidup. Seperti inilah dampaknya kalau terlalu sering kali mati lampu di tempat kita ini," ujar Muhammad Khairi.

Muhammad Khairi menyebut apa yang ia keluhkan ini juga selalu dikeluhkan oleh para warganya. Dalam satu minggu kejadian mati lampu disebutnya bisa sampai dua tiga kali.

"Udah dua bulan ini gitu-gitu saja listrik di sini sering kali mati lampu. Udah saya tanya juga sama manager tapi katanya karena sedang perawatan. Di tempat lain enggaknya gitu kali kita lihat," kata Muhammad Khairi.

Ia menceritakan begitu mendapat kabar ada warganya yang tewas terpanggang ia pun langsung turun meninjau lokasi. Diketahui kalau ketiga warganya yang tewas terpanggang itu yakni pasangan suami istri Abdul Aziz (31) dan Karmila Karmila (22) serta anaknya yang baru lahir Aulia Agustina yang masih berusia 2,5 bulan.

Pasutri dan Anak Balitanya Tewas Terpanggang di Dalam Rumah, Berpelukan di Kamar Tengah

Ratna Sarumpaet Babak Belur Dipukuli, Politisi Demokrat: Tidak Tega Lihat Wajahnya, Biadab Pelakunya

Klaim Mayorga Diperkosa Cristiano Ronaldo, Ada Bukti Dokumen yang Bisa Jebloskan ke Penjara

Lumpur Pencabut Nyawa di Palu Bernama Likuifaksi, Begini Proses Kemunculannya

"Jam setengah lima lewat gitu katanya kejadiannya tadi pagi. Mati lampu dari malam katanya. Korban ini jual minyak, mau mengisi minyak untuk dijual eceran itulah. Ntah cemana ada api mungkin ya nyambar lah terus ke rumah dan membesar. Kalau orang tua korban selamat hanya pasangan suami istri dan anaknya ini saja yang meninggal. Berpelukan katanya mereka meninggalnya,"kata Muhammad Khairi.

Medan Napoleon Hadirkan Varian Olova, Kue Bolu yang Ditaburi Coklat Hazelnut dengan 4 Varian Rasa

Zailani Dipukuli dan Ditelanjangi Warga di Jalan Denai Setelah Gagal Jambret Ibu Muda

PDAM Tirtanadi Sediakan Air Bersih Siap Minum untuk Peserta dan Khilafah

Lezatnya Rawon Daging di Chop Buntut Cak Yo, Cocok untuk Menu Makan Siang

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved