Gempa Donggala dan Tsunami Palu

Inilah Polisi yang Berniat Melamar Kekasih, Ikut Jadi Korban Gempa Donggala, Sang Pacar Selamat

Polisi tersebut bersiap melakukan lamaran.Korban tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tenga

tribunbali
Inilah Polisi yang Berniat Melamar Kekasih, Ikut Jadi Korban Gempa Donggala, Sang Pacar Selamat 

Inilah Polisi yang Berniat Melamar Kekasih, Ikut Jadi Korban Gempa Donggala, Sang Pacar Selamat

TRIBUN-MEDAN.COM - Di antara ratap pilu Gempa Donggala dan Tsunami Palu, ada kisah yang mengharukan dari seorang polisi yang ikut jadi korban bencana tersebut.

Polisi tersebut bersiap melakukan lamaran.

KORBAN tewas akibat gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, terus bertambah.

Versi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 844.

Namun, versi lembaga kemanusiaan ACT, jumlah korban tewas sebanyak 1.203.

Mirisnya lagi, anggota Polri itu disapu tsunami ketika sudah bersiap melamar calon istrinya.

Ayah korban, I Gusti Kade Sukadana (57), menuturkan sang anak bertugas di Palu sejak 2005 setelah lulus SPN Singaraja.
Dalam waktu dekat, korban yang akrab disapa Gus Maiz berniat melangsungkan pernikahan.

Gusti Kade Sukadana dan Gusti Kade Miliasih menunjukkan foto anaknya, Gusti Kade Sukamiarta, di rumah duka di Mendoyo, Jembrana, Bali, Minggu (30/9/2018). Sukamiarta alias Gus Maiz turut jadi korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. 
Gusti Kade Sukadana dan Gusti Kade Miliasih menunjukkan foto anaknya, Gusti Kade Sukamiarta, di rumah duka di Mendoyo, Jembrana, Bali, Minggu (30/9/2018). Sukamiarta alias Gus Maiz turut jadi korban gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah.  (FOTO/tribunbali)

Sesuai rencana, pekan ini dijadwalkan upacara lamaran.

Keluarga Gus Maiz akan menemui keluarga kekasihnya di Palu.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved