Orangtua Korban Pembunuhan Siswi SMK Mengamuk pada Keluarga Tersangka

Syafrida (42), orangtua dari korban pembunuhan bernama Salsabila Aidil Adha (15) mengamuk saat bertemu dengan keluarga tersangka

Orangtua Korban Pembunuhan Siswi SMK Mengamuk pada Keluarga Tersangka
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Sahir dan Syafrida menunjukkan foto masa hidup Salsabila Aidil Adha ketika ditemui di Polres Deliserdang Kamis, (27/9/2018). 

Korban baru ditemukan pada 24 September, dengan kondisi jasad sudah menjadi tengkorak ditutupi mantel hujan.(dra)

Korban pembunuhan Salsabila Aidil Adha
Korban pembunuhan Salsabila Aidil Adha ()

Beri Obat Tidur
Kanit I Satreskrim Polres Deliserdang, Ipda Dimas Adit Santoso mengatakan, ketiga tersangka pembunuhan Salsabila memperagakan 23 adegan dalam rekontruksi kali ini.

Kata Dimas, terungkap bahwa ketiganya sempat memberi obat tidur pada korban.

Rencananya, ketiganya akan mengambil handphone, kalung dan motor korban.

"Ternyata obat tidur itu tidak berhasil. Kemudian korban dibunuh," ungkap Dimas.

Perwira berpangkat satu balok emas di pundak ini mengatakan, aksi perampokan muncul dari tersangka AL.

Baca: Usai Dibanjiri Ucapan Dukacita, Akun Facebook Salsabila Lenyap, Siswa SMK Dibunuh Kekasih

Lalu, AL mengajak BK karena keduanya diduga pecandu sabusabu. Setelah BK yakin, keduanya kemudian mengajak DF.

Rencana pembunuhan kemudian disusun. AL dan BK mengajak korban ke areal perkebunan sait.

Di sana, DF sudah menunggu. Setelah memberikan obat tidur, ternyata rencana tak sesuai harapan.

AL dan BK kemudian mencekik leher korban dan membunuhnya dengan keji.

Dalam kasus ini, ketiga tersangka dijerat Pasal 340 subsidair Pasal 338 Jo pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.(dra)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved