Kapal Tenggelam

Kejari Simalungun Panggil Kepala BPBD Terkait Biaya Penanggulangan KM Sinar Bangun

Kasi Pidsus Simalungun Rendra Yoki Pardede mengungkapkan telah memanggil bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah Simalungun

Kejari Simalungun Panggil Kepala BPBD Terkait Biaya Penanggulangan KM Sinar Bangun
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Simalungun Rendra Yoki Pardede saat ditemui waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba yang menewaskan 164 korban jiwa menjadi perhatian pemerintah pusat. Posko utama yang dipusatkan di Pelabuhan Tigaras Kabupaten Simalungun kedatangan bantuan dari pemerintah di seluruh Sumatera Utara. Tak hanya pemerintah, institusi Polri dan TNI juga turut membantu penyediaan logistik dan kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Simalungun sebagai wilayah yang menjadi posko utama menggelontorkan anggaran Rp 5 miliar. Namun, angka tersebut mendapatkan sorotan dari Kejaksaan Negeri Simalungun.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Simalungun Rendra Yoki Pardede mengungkapkan telah memanggil bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun Juliater Damanik kemarin sore.

Kejari memanggil terkait Daftar Rincian Pengeluaran Pada Penanggulangan Korban KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.

"Iya kita panggil bendahara BPBD. Kalau siapa yang diperiksa dan siapa yang dipanggil bisa kita sampaikan," kata Rendra Yoki, Jumat (5/10/2018).

Menolak Ditilang Polantas, Ibu Ini Cekcok hingga Nekat Melukai Polisi, Lihat Videonya. .

Kepala Desa Simanindo Sebut Ratna Sarumpaet Belum Pernah Serahkan Sumbangan KM Sinar Bangun

Ruhut Sitompul Sasar Telak Anak Amien Rais, Viral Video Hanum Rais Menangis Bela Ratna Sarumpaet

Fahri Hamzah Dapat Balasan Menohok setelah Sebut Cara RS Hancurkan Reputasinya Sangat Konyol

Rendra mengungkapkan pihaknya tengah mengkonfirmasi anggaran Rp 5 miliar yang digunakan untuk penanggulan bencana KM Sinar Bangun. Pihaknya juga akan memanggil Bendahara BPBD Simalungun untuk melengkapi bahan lagi.

Saat disinggung indikasi apa yang membuat kerugian negara, Rendra belum mau mengungkapkan.

Pimpin HUT ke-73 TNI, Pangdam I/BB Ajak Prajurit Doakan Korban Gempa dan Tsunami Palu 

Edy Rahmayadi Lipat Celana Pantau Banjir di Kantor Gubernur Sumut

Jalanan Kota Medan Tergenang Setelah Diguyur Hujan Lebat, Ini Peringatan Cuaca BMKG 

"Kita masih dalam konfirmasi. Kita cek dulu semuanya. Gak seperti itu kita langsung kita katakan. Kan banyak 5 miliar itu. Kalau terkait dugaan-dugaanya kita kan belum tahu. Yang pasti kita lengkapi. Karena kemarin belum mendetail," ujarnya.

Sementara Kepala BPBD Simalungun Mudahalam Purba mengatakan bahwa Rp 5 miliar yang digunakan sudah sesuai penunjukan.

Pelajar Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah Galang Donasi Gempa dan Tsunami Palu

Telkomsel Dukung Singtel Group dalam Ajang PvP eSports Championsip

Pemkab Pakpak Bharat Gelar Deklarasi Komitmen Bersama Wujudkan Pemilu Damai

"Ada perincian kok (Rp 5 miliar). Saya gak tahu. Coba ke Kadis Kominfo,"ujarnya.

Sebelumnya, amatan tribun-medan.com, pemanggilan BPBD Simalungun ditemani Kepala Bagian Hukum Pemkab Simalungun Frengki Purba. Frengki mengatakan datang menemani anggota BPBD.

Polda Sumut Diminta Aliansi Sumut Bersatu Usut Aliran Dana Operasi Plastik Ratna Sarumpaet

Jaka Dara dan Metal Detector akan Sambut Tamu yang Datang ke Pemko Medan 

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved