infografis

Remaja yang Coba Bantu Robert F. Kennedy Saat Tertembak Tahun 1968, Kini Meninggal Dunia

Dia memeluk kepala Kennedy dan mencoba membantunya sebelum menyadari betapa seriusnya Kennedy yang terluka.

Remaja yang Coba Bantu Robert F. Kennedy Saat Tertembak Tahun 1968, Kini Meninggal Dunia
Juan Romero 

Seorang keponakan dan saudara laki-laki mengkonfirmasi kematian Romero, tetapi anggota keluarga tidak dapat dimintai komentar.

Menurut Chacon, Romero tidak sakit. Dia sempat bertemu dengan Romero pada bulan Juni, pada 50 tahun kematian Kennedy.

Untuk kisah asramanya, Romero telah bercerai. Namun dia secara teratur berhubungan dengan anak-anaknya dari pernikahannya tersebut.

Chacon bercerita bahwa sebelum RFK tertembak, Romero pernah bertemu dengan RFK.

Saat itu, RFK memesan layanan kamar hotel dan Romero yang mengantarkannya. Dia juga berjabat tangan dengan RFK.

Malam berikutnya, malam tragedi, RFK baru saja mengucapkan perpisahan kepada media yang mewawancarai. Lalu tembakan tersebut terjadi.

Darah RFK mengenai Romero yang memang berdiri tak jauh dari sana.

Romero sempat dibawa ke kantor polisi Rampart untuk ditanyai, lalu dipulangkan. Ia pun pulang naik bus ke Roosevelt High keesokan paginya.

Namun darah RFK di tangannya masih bisa ia rasakan meski ia sudah mencucinya.

Tak lama, foto-foto Romero tersebar dan orang-orang memberinya pujian. Namun itu malah membuatnya tak nyaman.

Setelah meninggalnya RFK, Romero memiliki kebiasaan meninggalkan bunga di Arlington National Cemetery, tempat RFK di makamkan, setiap tahun.

Romero selalu ingin memberi hormat kepada RFL dan mencoba menjalani kehidupan yang rendah hati sepertinya.

Kini, Romero telah berpulang.

Rest in Peace, Juan Romero.

Editor: Bobby Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved