Darurat Narkoba

BNN Sebut Kemas Sabusabu di Jeriken dan Transaksi di Jalanan Modus Baru Pengedar Narkoba

Dalam modus baru itu, narkoba dikemas dalam bungkus pres berwarna kuning. Dan dimasukkan ke dalam jerigen untuk mengelabui petugas

BNN Sebut Kemas Sabusabu di Jeriken dan Transaksi di Jalanan Modus Baru Pengedar Narkoba
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari saat paparkan tangkapan sabu 53 Kg di Jalan Brigjen Katamso Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengungkapan transaksi narkotika golongan I jenis sabu yang di ungkap Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNNP Sumut, pada Jumat (5/10/2018) kemarin. Membuka tabir baru modus yang dipakai para bandar narkoba.

Dalam modus baru itu, narkoba dikemas dalam bungkus pres berwarna kuning. Dan dimasukkan ke dalam jerigen untuk mengelabui petugas.

Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari mengatakan para tersangka menggunakan jerigen sebagai alat untuk mengelabui petugas.

Sehingga kalau petugas tidak teliti dan benar-benar melakukan pemeriksaan, maka barang haram itu tidak akan berhasil ditemukan.

"Apalagi saat transaksi mereka berada di Jalanan, bukan di satu tempat atau rumah atau ruangan yang sudah direncanakan," kata Arman saat memaparkan kasus ini di TKP penangkapan Jalan Brigjen Katamso Medan, Sabtu (6/10/2018).

Pakai Rekening KM Sinar Bangun Untuk Oplas, Ketua DPRD : Ratna Sarumpaet Permainkan Perasaan Korban

Ustaz Abdul Somad (UAS) Blak-blakan soal Operasi Plastik (oplas), Laknat dan Hukuman, Nih Videonya

Teror Sasar Pengurus PSSI Pasca Sanksi Persib Bandung terkait Tewasnya The Jakmania Haringga Sirla

"Mereka mendesain transaksi dijalanan dengan harapan setelah transaksi berhasil mereka berpindah dan tidak saling mengetahui siapa yang menerima dan menyerahkan," sambungnya.

Balai Bahasa Sumatera Utara Luncurkan Aplikasi Layanan Kebahasaan

Jaga Tren Positif saat Laga Tandang, Legimin Pastikan PSMS Bekerja Keras Rebut Poin

Gubernur Minta Warga Sumut Sambut Kedatangan Presiden Jokowi dengan Hangat

Masih kata Arman, bahkan para pelaku mungkin saat ditanya tidak tahu dimana tempat transaksi dilakukan. Karena transaksi dilakukan pada saat malam hari dan di tempat gelap.

"Ini modus baru untuk mengelabuhi petugas. Karena mereka selundupkan sabu dalam Jerigen," ujar Arman.

McGregor dan Khabib Nurmagomedov Nyaris Bentrok saat Timbang Badan Jelang Duel UFC 229

Zinedine Zidane Dikabarkan Tolak Tawaran Juventus, Tunggu Panggilan Manchester United

Lebih lanjut, saat para tersangka diinterogasi mereka mengaku disuruh oleh bandar besar yang berada di Aceh.

BNN Sebut Jaringan 53 Kilogram Sabu Target Operasi, Seludupkan Sabu dari Pantai Pane Labuhanbatu

Rayakan HUT ke-73 TNI, Kodim 0206/Dairi Galang Dana untuk Korban Gempa Palu

"Penyelundupan ini cukup berbeda. Karena biasanya, penyelundup dikendalikan dari bandar yang ada di Sumatera Utara. Kali ini pengendalinya dari Aceh," jelas Arman.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved