Dicopot dari Kadis karena Tersangkut Korupsi, Fatimah Siregar Kirim Surat Protes ke Presiden

Wali Kota Siantar mengamanahkan jabatan Kepala Dinas Pariwisata kepada Pardamean Silaen.

Dicopot dari Kadis karena Tersangkut Korupsi, Fatimah Siregar Kirim Surat Protes ke Presiden
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Fatimah Siregar saat ditemui di Kantor Balai Kota Siantar kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pegawai Negeri Sipil (PNS) Koruptor Fatimah Siregar resmi diberhentikan dari jabatan Kepala Dinas Pariwisata Kota Siantar.

Wali Kota Siantar mengamanahkan jabatan Kepala Dinas Pariwisata kepada Pardamean Silaen.

Diketahui, Fatimah Siregar PNS Koruptor pengadaan ambulans tahun 2006 yang dipenjara selama 1 tahun 3 bulan.

Meskipun keluar penjara tahun 2007, Fatimah tidak dinonjobkan, bahkan menjabat sebagai eselon II.

Fatimah Siregar saat dimintai tanggapanya tentang pemberhentiannya sebagai kepala dinas, mengaku telah melayangkan surat kepada Presiden. Ia masih tidak terima dengan keputusan pemerintah pusat untuk memberhentikan PNS koruptor.

Katanya, ia tersangkut korupsi tahun 2006, sedangkan peraturan peberhentian PNS Koruptor tahun 2014. Apalagi katanya, ia dikurung ditahan tiga tahun.

"Saya sudah layangkan surat ke Presiden langsung. Saya mau menanyakan apakah peraturan ini belaku dengan kejadian tahun 2006?. Saya gak ngerti hukum," katanya, Selasa (9/10/2018).

Fatimah mengaku jika diberhentikan dari PNS tentu dapat membebaninya untuk membiayai dua anaknya yang masih menempih pendidikan.

Katanya, anak pertamanya masih kuliah di Bandung dan anak keduanya masih sekolah.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved