Plt Sekwan DPRD Siantar Tak Mau Hefriansyah Disalahkan soal Penolakan PAPBD oleh Kementerian

Kebetulan tanggal (30/9/2018) itu hari Minggu, jadi senin tanggal (1/10/2018). Sebenarnya ini hanya terlambat 2 hari.

Plt Sekwan DPRD Siantar Tak Mau Hefriansyah Disalahkan soal Penolakan PAPBD oleh Kementerian
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Pelaksanatugas Sekretaris Dewan DPRD Kota Siantar Waden Siboro, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pelaksanatugas Sekretaris Dewan DPRD Kota Siantar Waden Siboro menanggapi perihal penolakan PAPBD oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor empat hari tidak hadir. Waden membantah penolakan PAPBD karena Hefriansyah tidak berada di Siantar selama empat hari.

"Kebetulan tanggal (30/9/2018) itu hari Minggu, jadi senin tanggal (1/10/2018). Sebenarnya ini hanya terlambat 2 hari. Dan ini bukan kesalahan dari Walikota Pematangsiantar," katanya, Selasa (9/10/2018).

Ia membantah menyudutkan Walikota dalam persoalan ini seperti santer tersiar kabar.

"Walikota itu pimpinan saya, mana mungkin aku menyudutkan beliau (Hefriansyah). Apalagi saya juga ikut ke Provinsi kemarin, sehingga tahu betul persoalan ini," ucapnya.

Dijelaskan Wanden dalam pembahasan P-APBD 2018, Banmus DPRD Pematangsiantar telah menjadwalkan nota pengantar dilakukan pada Senin (17/9/2018), hanya saja kebetulan Walikota Pematangsiantar memenuhi undangan Menteri Keuangan tentang WTP kota Pematangsiantar.

"Sehingga ada perubahan jadwal termasuk nota pengantar, yang akhirnya dilakukan," katanya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Pematangsiantar telah melewati masa tenggat waktu pengesahan Perubahan APBD 2018. Sesuai Peraturan Mendagri Nomor 33 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, batas pengajuan P-APBD yakni tanggal 30 September 2018.

Siswi SMA 17 Tahun di Lampung Dicabuli Ayah Kandung, Paman dan Tetangga, Begini Kondisinya

Amien Rais Ancam Akan Ungkap Kasus yang Mengendap di KPK dan Pastikan Penuhi Panggilan Polisi

Mahfud MD Menolak Hadir di ILC Di Balik Drama Hoax Ratna Sarumpaet Demi Acara Asosiasi Pendeta

Brigpol Dolfis Wambonggo Dirujuk ke Singapura dan Mendapat Kenaikan Pangkat, Lihat Videonya. .

Pemerintah Kota Siantar baru saja mengesahkan P-APBD di tanggal 2 Oktober 2018. Sekretaris Dewan Siantar Waden Siboro mengaku usulan P-APBD Kota Siantar telah ditolak oleh Kementerian Dalam Negeri.

Ahmad Senang Bisa Dapat Tambahan Jajan, Dorong Sepeda Motor Mogok di Kampus Unimed

Dukung Kelancaran Komunikasi di MTQ ke XXVII, Telkomsel Perkuat Layanan dengan COMBAT

 Pukul Kepala Perbetor dari Belakang, Pria Sepuh Ditangkap saat Nongkrong di Warung Kopi

Ketua DPRD Siantar, Marulitua Hutapea mengatakan kegagalan ini tidak berada ditangan DPRD, tetapi bermula dari waktu kerja Hefriansyah yang tidak bisa hadir mengikuti jadwal yang telah diusulkan DPRD.

Sekolah Kebanjiran Hingga 20 Centimeter, SMPN 35 Medan Pilih Liburkan Pelajar

TRC-PB BPBD Medan Sebut Ketinggian Genangan Air Sungai Deli yang Masuki Rumah Warga 70 Centimeter

Pelajar SMKN 1 Percut Seituan Gulung Celana saat Masuk ke Halaman Sekolah

"Karena Walikota di informasikan tidak bisa hadir sesuai jadwal yang diusulkan maka jadwal pembahasan P-APBD dirubah,"kata Politisi Demokrat ini.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved