Breaking News:

Warga Was-was, Polisi Belum Tangkap Pengidap Gangguan Jiwa Pembacok Bocah Lima Tahun

Pasalnya, polisi belum berhasil menangkap terduga pembunuh bocah berumur lima tahun di daerah tersebut.

Penulis: |
TRIBUN MEDAN/ NANDA BATUBARA
Keluarga meratapi kematian M Panggabean, warga Dusun Muara Pardomuan, Tapanuli Selatan, yang tewas dibacok, Senin (8/10/2018). Pelaku diduga merupakan tetangga korban yang mengidap gangguan jiwa. 

"Setelah korban dibacok, dia masih sempat minta tolong dan masuk ke dalam rumah. Akhirnya jatuh dan meninggal," kata Muallim.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, keluarga pelaku sempat melaporkan kondisi kejiwaan Sahat ke pihak Desa Sisundung, Angkola Barat, Tapanuli Selatan.

Pihak keluarga memberi tahu bahwa Sahat lepas dari pasungannya. Tak lama setelah itu, warga digegerkan karena Sahat membacok seorang bocah laki-laki.

"Kata keluarganya, sudah lebih empat bulan dipasung. Diduga mengalami gangguan jiwa akibat tidak direstui menikah," ujar Camat Angkola Barat, Maruhum Hot Taufiq.

Senada dengan Muallim, Camat Angkola Selatan Zamhir, juga menyebut warganya masih was-was karena petugas kepolisian belum berhasil menangkap Sahat.

"Tentulah warga kita yang ada di sana juga ikut merasa cemas dan was-was. Tapi sudah saya imbau dan beritahu untuk sama-sama menjaga. Jika menemukan pelaku dapat segera melaporkannya ke aparat setempat," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Ismawansa belum dapat dimintai komentarnya.

(nan/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved