Pembunuhan Selebgram Setiap Hari Kamis Makan 4 Korban, Ratu Kecantikan Irak Target Selanjutnya

Kematian empat perempuan terkenal dalam beberapa minggu terakhir, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi warga Irak.

Pembunuhan Selebgram Setiap Hari Kamis Makan 4 Korban, Ratu Kecantikan Irak Target Selanjutnya
instagram
Mantan Miss Irak Shimaa Qasim 

TRIBUN-MEDAN.com-Model sekaligus mantan ratu kecantikan Iraq, Shimaa Qaseem, mengaku bahwa dirinya mendapat sebuah pesan berisi ancaman pembunuhan.

Dilansir dari Dailymail, Shimaa merupakan seorang pembawa acara TV berusia 23 tahun. Dirinya dinobatkan sebagai Miss Irak pada tahun 2015.

Ancaman pembunuhan itu diterima Shimaa tepat beberapa hari setelah kematian dari selebgram Tara Fares.

Pesan misterius yang ia terima itu menyatakan bahwa dirinya adalah target selanjutnya.

Kabar tentang ancaman pembunuhan ini dibagikannya kepada 2.7 juta pengikut Instagramnya dalam sebuah video siaran langsung.

Dalam video itu, Shimaa mengatakan bahwa rencana tersebut dirumuskan oleh pihak-pihak yang terorganisir untuk merusak keamanan, dengan dalih memerangi 'penghancuran'.

Shimaa Qasim mantan Miss Irak
Shimaa Qasim mantan Miss Irak ()

Selain itu,  Qaseem juga menggambarkan bagaimana Tara Fares ‘dibantai layaknya seekor ayam'.

Seperti yang diketahui, dalam beberapa bulan belakangan telah terjadi pembunuhan wanita-wanita cantik terkenal di Irak.

Kamis (27/9/2018) lalu, seorang gadis berusia 22 tahun, sekaligus selebgram Tara Fares menjadi korban pembunuhan.

Dirinya mendapatkan tiga tembakan keras di tubuhnya, oleh seorang pengendara sepeda motor yang tidak dikenal.

Dengan tiga luka tembakan, jenazah Tara Fares langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sheikh Zaid di Baghdad.

Penembakan Fares diduga karena penampilannya yang dinilai sangat kontroversi bagi warga Irak

Diketahui, Tara Fares memang sering membagikan foto-foto dirinya dalam balutan busana minim. Dan bagi penduduk Irak yang konservatif, itu sangat tidak biasa.

Mantan Miss Irak dan selegram Tara Fares
Mantan Miss Irak dan selegram Tara Fares ()

Fares bukan satu-satunya wanita yang menjadi korban pembunuhan dalam beberapa minggu belakangan ini.

Agustus lalu, seorang ahli bedah plastik ditemukan tewas secara misterius.

Ia adalah Rafif al-Yasiri, ahli bedah plastik yang dikenal sebagai Barbie Irak.

Dokter Kecantikan Rafef al Yasiri, yang dikenal sebagai Barbie dari Irak
Dokter Kecantikan Rafef al Yasiri, yang dikenal sebagai Barbie dari Irak ()

Dirinya menjadi ahli bedah plastik yang sukses dan memiliki sebuah klinik kecantikan di Baghdad.

Dokter berusia 32 tahun ini bahkan sering muncul ke publik menjadi dokter dalam tayangan televisi.

Seminggu kemudian, pada Jumat (24/8/2018) Rasha al-Hassan, pendiri klinik kecantikan Viola Beauty Centre juga ditemukan tak bernyawa.

Kedua wanita cantik itu ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah mereka. Kasus kematian keduanya kini dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut.

Ada tiga kemungkinan terbesar penyebab kematian keduanya. Yakni, overdosis, serangan jantung dan dibunuh.

Dokter kecantikan Rassa Al Hassan
Dokter kecantikan Rassa Al Hassan ()

Selasa (25/9/2018) muncul satu lagi kasus pembunuhan dari seorang aktivis HAM, selebgram dan pengusaha Soad al-Ali.

Dirinya tertembak sebanyak beberapa kali dalam mobilnya ketika sedang bepergian ke bagian selatan kota Basra.

Dalam video yang veredar secara online, terlihat seseorang melepaskan timah panas, saat dirinya hendak memasuki mobil dekat sebuah supermarket.

Kematian Fares dan tiga wirausahawan perempuan lainnya dalam beberapa minggu terakhir, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi warga Irak.

Sama seperti yang diungkapkan oleh Shimaa, seorang pengarah gaya sekaligus penyelenggara pagelaran busana, yang diasumsikan bernama Safaa Nasser juga mengatakan bawa ada 'jaringan terorganisir' yang merencanakan tindakan ini.

“Ada orang-orang yang tidak ingin Iraq berkembang, atau melihat perkembangan wanitanya. Mereka hanya ingin membawa kita kembali ke belakang,” ujarnya.

Dan demi keamanannya, dia telah mengubah perilakunya.

Fares, Yassiri dan Hassan, ketiganya meninggal di hari yang sama, Kamis. Dan menurut wanita berumur 29 tahun ini, kesamaan ini menimbulkan tekanan pada orang-orang.

“Sekarang, muncul tekanan setiap menghadapi Kamis,” katanya.

Ini video sebelum Tara dibunuh: 

(*)

Penulis: Sally Siahaan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved