Breaking News:

Hakim Tolak Prapid Azhar Bintang Soal SKPI Bupati Dairi Terpilih, Gakkumdu: Putusan Bijaksana

Permohonan mereka itu sebetulnya salah penafsiran saja. Dimana masalah pengaduan mereka ke Panwaslih dan Gakkumdu itu sudah ada penetapannya

Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Hakim tunggal, Vivi Dian Aprilia membacakan putusan perkara Prapid Azhar Bintang terhadap Panwaslih dan Gakkumdu Dairi di Ruang Candra, PN Sidikalang, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Sidikalang, Vini Dian Aprilia menolak pra peradilan (Prapid) mantan Calon Wakil Bupati Dairi Nomor urut 1, Azhar Bintang yang ditujukan kepada Panwaslih Dairi dan Gakkumdu Dairi dalam persidangan yang berlangsung di ruang Sidang Candra pada Jumat (12/10/2018).

Diketahui Azhar Bintang melalui kuasa hukumnya melakukan Prapid karena menilai adanya keganjilan atas penanganan prosedur atas gugatan yang diajukan pasangan calon Depriwanto-Azhar pada Juli 2018 ke Panwaslih dan Gakkumdu terkait keabsahan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) milik Bupati Dairi terpilih, Eddy Keleng Ate Berutu.

Menanggapi putusan hakim tunggal PN Sidikalang itu, Ketua Bawaslu Dairi, Jadi Berutu mengatakan prapid yang ditujukan kepada mereka akibat adanya salah penafsiran Azhar Bintang terhadap hasil penelitian berupa rekomendasi yang dikeluarkan Panwaslih dan Gakkumdu Dairi beberapa waktu lalu.

"Permohonan mereka itu sebetulnya salah penafsiran saja. Dimana masalah pengaduan mereka ke Panwaslih dan Gakkumdu itu sudah ada penetapannya berupa rekomendasi ke KPU Dairi. Jadi dalam rekomendasi itu tidak ada yang ditetapkan tersangka, yang harus dilakukan penyidikan lanjutan," jelas Jadi.

Sehingga ia pun menilai putusan hakim tunggal PN Sidikalang yang menolak permohonan Prapid Azhar Bintang merupakan hal yang wajar, sebab proses sengketa Pilbub Dairi telah usai di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kontrakan Tertimpa Longsoran Pondasi Rumah di Sibolga, Empat Orang Meninggal Dunia

Menguak Skandal Atlet Kento Momota, Tepergok Tidur Sekamar dengan Sesama Atlet Bulu Tangkis

5 Fakta Istri Khabib Nurmagomedov Misterius & Menguak Ricuh Duel dengan Conor McGregor

"Inti pokok gugatan prapid mereka tak relevan. Tak berkaitan," sebutnya.

Ketua Tim Gakkumdu Dairi, Bripka Fresnel J Manik menyebutkan putusan hakim tunggal PN Sidikalang yang menyidangkan perkara prapid ini telah sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Kami pikir putusan hakim telah arif dan bijaksana. Sudah sesuai dengan Undang-undang Pilkada Nomor 10 tahun 2016. Sedangkan Prapid dilakukan karena ada unsur penyidikan perkara pidana," ujar Fresnel.

Curi Kosen dan Seng Rumah Tetangga, Empat Maling Diciduk Polisi

AKP Dolly Anggap Personel Polres Dairi Sebagai Keluarga, Mutasi ke Ditreskrimum Polda Sumut

Sementara, salah seorang Kuasa Hukum Azhar Bintang, Kadir pascaputusan PN Sidikalang yang menolak Prapid mereka, mengaku akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan kliennya untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Kami dari tim belum ada pembahasan terkait upaya apa yang akan dilanjutkan setelah putusan prapid tadi," kata Kadir.

Tujuh Investor Guyur Pariwisata Danau Toba Rp 6,1 Triliun, Penandatanganan Investasi di Bali

Berusia Belasan Tahun Bocah Ini Dirikan Bank dan Sudah Punya 2000 Nasabah

Sebelumnya, Azhar Bintang mengajukan Prapid ke PN Sidikalang setelah menemukan adanya pelanggaran administrasi tentang penyelenggaraan Pilkada Dairi, selain itu pihaknya juga menemukan adanya perbuatan melawan hukum lainnya.

Bupati Dukung OTAROSE Sejahterakan Seniman Pencipta Lagu Karo

Masuki Musim Penghujan, BMKG Imbau Warga di 11 Kecamatan ini Waspada terhadap Banjir

Peserta MTQN XXVII Asal Banten Kaget Penonton Ajak Foto Bareng 

"Seharusnya ketika ingin mencermati ijazah atau SKPI yang bermasalah, menurut kami berdasarkan peraturan menteri pendidikan ada persyaratan yang harus dilakukan, antara lain harus ada laporan ke polisi yang menyatakan hilangnya ijazah. Selain itu harus ada dua orang saksi yang pernah bersekolah dengan calon yang berkas SKPI-nya kami gugat," jelas Kadir ketika itu.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved