Masuki Musim Penghujan, BMKG Imbau Warga di 11 Kecamatan ini Waspada terhadap Banjir

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Utami Alheriyah mengatakan memasuki bulan Oktober, wilayah Sumatera Utara sudah masuk musim penghujan

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Tribun Medan / HO
Kerusakan yang diakibatkan banjir di Mandailing Natal. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Curah hujan yang tinggi dan hampir setiap hari terjadi selama periode bulan Oktober, menimbulkan kecemasan bagi warga yang tinggal di daerah bantaran sungai, yang selalu terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Utami Alheriyah mengatakan memasuki bulan Oktober, wilayah Sumatera Utara sudah masuk musim penghujan.

"Benar, bulan Oktober ini wilayah Sumatera Utara sudah memasuki musim penghujan," kata Utami, Jumat (12/10/2018).

Utami menjelaskan prakiraan cuaca sejak awal bulan Oktober di antaranya, pada (1/10/2018) kondisi cuaca di Kota Medan hujan dengan suhu 32 derajat celsius dan kecepatan angin 20 km/jam. Kamudian pada (2/10/2018) Medan mengalami hujan dengan curah hujan 18,5 mm dan suhu 31,8 derajat celsius.

Untuk (3/10/2018) Medan mengalami hujan lokal dengan suhu 32 derajat celsius dan kecepatan angin 20 km/jam. Lalu (4/10/2018) Medan berawan dengan suhu mencapai 30,8 derajat celsius. Pada (5/10/2018) cuaca di Kota Medan kembali alami hujan lokal, dengan suhu 32 derajat celsius dan kecepatan angin 30 km/jam.

Kontrakan Tertimpa Longsoran Pondasi Rumah di Sibolga, Empat Orang Meninggal Dunia

Menguak Skandal Atlet Kento Momota, Tepergok Tidur Sekamar dengan Sesama Atlet Bulu Tangkis

5 Fakta Istri Khabib Nurmagomedov Misterius & Menguak Ricuh Duel dengan Conor McGregor

Lanjut, pada (6/10/2018) suhu di Kota Medan 32 derajat celsius dengan kondisi hujan sedang dan kecepatan angin 20 km/jam. Pada (7/10/2018) cuaca siang di Kota Medan cerah berawan dengan suhu 32 derajat celsius dan kecepatan angin 20 km/jam. Kemudian pada (8/10/2018) Kota Medan kembali di guyur hujan lokal, dengan suhu rata-rata 31 derajat celsius dan kecepatan angin 20 km/jam.

Kemudian, pada (9/10/2018) cuaca di Kota Medan hujan petir, dengan suhu 32 derajat celsius dan kecepatan angin 20 km/jam. Pada (10/10/2018) cuaca di Kota Medan berawan dan malam terjadi hujan sedang dengan suhu 32 derajat celsius dengan kecepatan 20 km/jam. Lalu pada (11/10/2018) hujan dengan suhu di Kota Medan 29,4 derajat celsius. Sementara hari ini Jumat (12/10/2018) Kota Medan diguyur hujan dengan suhu maksima 27 derajat celsius dan curah hujan 6.0 mm.

Curi Kosen dan Seng Rumah Tetangga, Empat Maling Diciduk Polisi

Cancer Dilanda Kebingungan dan Capricorn Fokus Jaga Kesehatan

Sementara itu, untuk prakiraan cuaca tiga hari kedepan BMKG wilayah I Medan memperkirakan pada (13/10/2018) Medan terjadi hujan dengan suhu 29 derajat celsius, kecepatan angin 20 km/jam dan kelembaban 70-90 persen.

Kemudian, pada (14/10/2018) Medan diperkirakan akan kembali diguyur hujan dengan suhu 30 derajat celsius, kecepatan angin 20 km/jam dan kelembaban 75-90 persen dan perkiraan cuaca pada (15/10/2018) kembali terjadi hujan dengan suhu 30 derajat celsius, kecepatan angin 20 km/jam dan kelembaban 90 persen.

AKP Dolly Anggap Personel Polres Dairi Sebagai Keluarga, Mutasi ke Ditreskrimum Polda Sumut

Mandailing Natal Banjir, Jalan dan Rumah Amblas, Ini Foto-fotonya

"Bagi masyarakat yang tinggal di Kecamatan Medan Baru, Medan Helvetia, Medan Johor, Medan Labuhan, Medan Maimun, Medan Marelan, Medan Petisah, Medan Polonia, Medan Selayang, Medan Sunggal dan Medan Tuntungan agar waspada terjadi banjir," kata Utami, Jumat (12/10/2018)

Lebih lanjut, Utami mengimbau kepada masyarakat yang berada di kecamatan yang telah diberitahukan, agar tetap waspada akan terjadinya banjir akibat curah hujan yang tinggi di bulan Oktober.

Bupati Dukung OTAROSE Sejahterakan Seniman Pencipta Lagu Karo

Pria yang Diduga Penyebab Terbakarnya 35 Rumah di Mangkubumi Jalani Pemeriksaan Psikiater

"Kita mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, agar berhati-hati terhadap naiknya tinggi debit air, yang dapat menyebabkan banjir," kata Utami, Jumat (12/10/2018)

"Untuk warga yang tinggal di daerah pegunungan, agar berhati-hati terhadap adanya longsor, akibat curah hujan yang tinggi," pungkas Utami.

(cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved