12 Korban Jiwa Disapu Banjir Bandang, 22 Unit Rumah Desa Muara Saladi Akan Direlokasi

Pemerintah provinsi dan Pemkab Mandailing Natal berencana merelokasi 22 unit rumah di Desa Muara Saladi

TRIBUN-MEDAN.COM/NANDA BATUBARA
Kondisi di lokasi sekolah yang dihantam banjir bandang pada Jumat (12/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MANDAILING NATAL - Pemerintah provinsi dan Pemkab Mandailing Natal berencana merelokasi 22 unit rumah di Desa Muara Saladi, Ulu Pungkut, Mandailing Natal, yang hancur diterjang banjir bandang pada Jumat (12/10/2018) lalu.

Hal ini disampaikan Kepala BPBD Sumut Riadil Lubis saat meninjau lokasi bencana, Senin (15/10/2018).

Selain rumah warga, kata Riadil, pemerintah juga akan merelokasi sekolah dasar sekaligus madrasah yang turut hancur akibat banjir bandang.

Relokasi dilakukan, lanjut Riadil, karena pemukiman serta gedung sekolah tersebut terletak pada lokasi yang masih berpotensi diterpa bencana.

Meski demikian, Riadil belum menjelaskan rinci lokasi relokasi nantinya.

"Pemerintah provinsi dan Kabupaten Mandailing Natal mau merelokasi pemukiman 22 KK berikut sekolah itu karena sangat memungkinkan bencana datang lagi," kata Riadil.

Amatan Tribun Medan, ratusan warga asal Desa Muara Saladi sudah diungsikan ke Balai Naposo Nauli Bulung, Kelurahan Hutagodang, Ulu Pungkut, Mandailing Natal.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau pengungsi banjir bandang Desa Muara Saladi di Balai Naposo Nauli Bulung, Kelurahan Hutagodang, Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Senin (15/10/2018).
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat meninjau pengungsi banjir bandang Desa Muara Saladi di Balai Naposo Nauli Bulung, Kelurahan Hutagodang, Ulu Pungkut, Mandailing Natal, Senin (15/10/2018). (TRIBUN MEDAN/ NANDA F BATUBARA)

Lokasi ini berjarak sekitar lima kilometer dari Desa Muara Saladi.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga terlihat meninjau lokasi bencana.

Selain itu, Edy juga mengunjungi pengungsi di Balai Naposo Nauli Bulung, Kelurahan Hutagodang, Ulu Pungkut.

Berdasarkan informasi, Edy juga berencana membangun SMK di daerah ini.

Bencana banjir bandang di Desa Muara Saladi pada Jumat (12/10/2018) lalu menewaskan 12 murid madrasah dan merusak 22 unit rumah warga.

(nan/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved