Breaking News:

Mawan Ritonga Semringah Bisa Lihat Wajah Anaknya, 3 Tahun Menderita Katarak

Raut wajah bahagia pun semakin terpancar tatkala ia melihat wajah putri keduanya seusai menjalani operasi katarak gratis di Makodim Padangsidempuan

Penulis: Ayu Prasandi |
Tribun Medan/Ayu Prasandi
Mawan Ritonga saat menunggu pemeriksaan lanjutan seusai operasi katarak di Makodim Padangsidempuan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, PADANGSIDEMPUAN- Senyum mengembang di wajah Mawan Ritonga. Setelah lebih dari 3 tahun menderita karena katarak, akhirnya ia bisa melihat dengan normal kembali.

Raut wajah bahagia pun semakin terpancar tatkala ia melihat wajah putri keduanya seusai menjalani operasi katarak gratis di Makodim Padangsidempuan.

“Kaunya ini, kupikir kau tak datang tadi,” ujarnya kepada putri keduanya yang sebenarnya telah menemaninya selama proses pemeriksaan mata hingga operasi.

Menderita katarak sejak 3 tahun lalu membuat aktivitas Mawan tidak bisa melihat secara sempurna. Wanita berusia 66 tahun ini harus menutup sebelah matanya untuk bisa melihat dan itupun tidak dengan jelas 

“Sudah 3 tahun lah gak bisa melihat, gak tau kenapa. Saya pikir karena umur saya yang sudah tua,” ujar ibu enam orang anak ini saat ditemui Tribun, Senin (15/10/2018).

Menderita Katarak di Usia Belia, Cempaka Bercita-cita Menjadi Dokter Mata

Diduga Lompat dari Lantai Lima Thamrin Plaza Medan, Pria Paruh Baya Tewas di Tempat

Hotman Paris Goda Pramugari Garuda Berdarah Batak, Ajak Berbikini Ria di Bali

Detik-detik Ular Piton Jatuh di Tengah Rapat Karyawan Bank, Ini Foto-foto dan Videonya

Akhirnya Terungkap Asal Kekuatan Tsunami Palu hingga Tanah Mencair, Simak Temuan Berikut Ini!

Ia mengetahui jika mengidap katarak saat ada pengumuman tentang operasi katarak gratis yang diadakan Tambang Emas Martabe dari Babinsa tempatnya tinggal.

“Jadi kemarin ada pengumuman tentang operasi gratis ini. Kemudian anak saya mengajak saya untuk ikut serta dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata memang kedua mata saya katarak,” tutur warga Sipiongot ini.

Capricorn Hari ini Anda akan Mengeluarkan Pesona, Aries Suka Hubungan yang Jujur

Polda Sumut Kirimkan Empat Truk Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor Madina

Ditemani anak keduanya tersebut, ia datang ke Makodim Padangsidempuan untuk meneruskan pemeriksaan dan menjalani operasi.

“Jarak tempuh dari tempat tinggal saya di Sipiongot, Padang Lawas Utara, ke sini (Makodim) sekitar 6 jam. Tapi bagi saya tidak masalah agar saya bisa melihat dengan normal lagi,” ungkapnya.

AKP Martualesi Sitepu Pernah Bawa 250 Personel Serbu Peredaran Narkoba di Desa Sei Mencirim

Polda Sumut Kirim Tim Dokter dan Ahli Psikologis untuk Pulihkan Trauma Pascabanjir di Madina

Ia benar-benar merasa menderita selama menderita katarak karena membatasi geraknya untuk beraktivitas setiap harinya.

“Alhamdulilah saya sekarang bisa melihat lagi, jadi tidak perlu menyusahkan orang-orang lagi,” terang wanita yang mengenakan hijab tersebut.

Meja Kreatif Tongkrongan Pecinta Designer Grafis untuk Menuangkan Ide 

Polisi Gerebek Pub Grand The Blues, 12 Pengunjung Positif Gunakan Narkoba 

Karena keterbatasan biaya ia selama ini mengurungkan niat untuk melakukan pemeriksaan sehingga tidak mengetahui apa penyakit yang dideritanya selama ini.

Wirya Al Rahman Dilantik jadi Sekda Kota Medan, Kalahkan Empat Calon Lainnya

Solihin Terakhir Masuk Sekolah saat Mengikuti Ulangan Tengah Semester 

“Sebenarnya menderita sekali, tapi mau bagaimana saya tidak punya biaya. Oleh karena itu saya bersyukur sekali dengan adanya operasi katarak gratis dari Tambang Emas Martabe ini,” katanya.

(pra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved