Provinsi Sumut Sumbang ASN Koruptor Terbanyak, Ridwan: Sumut Juara Satu Lah Bang

ASN kami sudah membuat tim teknis, tugasnya memantau. Kepada mereka yang sudah tercatat daftar namanya dalam pembukuan kami

Provinsi Sumut Sumbang ASN Koruptor Terbanyak, Ridwan: Sumut Juara Satu Lah Bang
Tribunnews
Humas BKN Mohammad Ridwan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Tiga Menteri ini sudah membentuk tim teknis untuk melakukan pemantauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat dalam kasus korupsi. Adapun ketiga menteri ini adalah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Kementerian Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Melalui Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, pihaknya bersama dua menteri lainnya sudah membentuk tim, yang akan melakukan pengawasan terhadap para pegawai negeri yang diduga masuk dalam daftar mereka melakukan korupsi.

"ASN kami sudah membuat tim teknis, tugasnya memantau. Kepada mereka yang sudah tercatat daftar namanya dalam pembukuan kami," katanya.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, para Kepala Daerah dibeberapa Provinsi sudah melaporkan kepada tiga Menteri tersebut, untuk memecat anggotanya secara tidak terhormat.

"Kepala daerahnya sudah menyampaikan kepada kami untuk memecat anggotanya. Dan sudah memberhentikan dengan tidak hormat," katanya, melalui sambungan telepon genggam, Senin (15/10/2018).

Dirinya turut menyesalkan, bahwa Provinsi Sumatera Utara mendapatkan peringkat pertama, pegawai negerinya terlibat dalam kasus korupsi.

"Sumut juara satu lah bang," katanya.

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga Muhajir, Polisi Kantongi Nama Pelaku Berikut Motifnya

Hotman Paris Rayakan Ulang Tahun Selama Dua Hari Dua Malam di Tempat Termewah Pulau Bali

Detik-detik Ular Piton Jatuh di Tengah Rapat Karyawan Bank, Ini Foto-foto dan Videonya

Akhirnya Terungkap Asal Kekuatan Tsunami Palu hingga Tanah Mencair, Simak Temuan Berikut Ini!

Ridwan juga meminta kepada kepala daerah untuk segera kooperatif dan bekerjasama dalam prihal tersebut. Lantaran banyak aparatur negara yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dan merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Pihaknya sampai saat ini, juga sudah bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk selalu melakukan audit terhadap nama-nama dan mengawal terus bagaimana perkembangan terhadap dalam menindak kasus penyelewangan tersebut.

Capricorn Hari ini Anda akan Mengeluarkan Pesona, Aries Suka Hubungan yang Jujur

Polda Sumut Kirim Tim Dokter dan Ahli Psikologis untuk Pulihkan Trauma Pascabanjir di Madina

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved