Rupiah Bakal Melemah ke 15.400, Konglomerat Sri Tahir Lepas Dolarnya Senilai Rp 2 Triliun

Tak seperti pebisnis lain yang umumnya akan mengendapkan pundi-pundi dolar miliknya, Tahir malah melepas dolarnya.

Rupiah Bakal Melemah ke 15.400, Konglomerat Sri Tahir Lepas Dolarnya Senilai Rp 2 Triliun
Kompas.com/Mutia Fauzia
CEO Mayapada Group Dato Sri Tahir saat ditemui awak media di kawasan Bank Indoneisa, Senin (15/10/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Saat rupiah terpuruk dan diperkirakan menembus level menyentuh Rp 15.400, konglomerat pemimpin grup Mayapada Dato Sri Tahir menukarkan mata uang asing miliknya pribadi ke dalam rupiah.

Pada perdagangan Senin (15/10/2018), berdasarkan data Bloomberg pukul 10.00 WIB, di pasar spot rupiah terkoreksi 0,34% ke level Rp 15.248 per dollar AS.

Senasib, pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah melemah 0,03% ke Rp 15.246 per dollar AS.

Tak seperti pebisnis yang umumnya akan mengendapkan pundi-pundi dolar miliknya untuk menangguh untung, Tahir malah melepas dolar miliknya. 

Tahir menyambangi Bank Indonesia hari ini, Senin (15/10/2018), menukarkan uang senilai US$ 93 juta dan S$ 55 juta.

Tahir menyatakan, uang yang ditukarkan tersebut adalah miliknya pribadi.

"Ini uang pribadi, tidak ada kaitannya dengan korporasi. Jumlahnya setara dengan Rp 2 triliun, lebih sedikit," ujar Tahir, saat menemui pers di Menara Thamrin, Bank Indonesia, Senin (15/10/2018).

Ia mengatakan, uang yang ditukarkan tersebut nantinya bakal disetor sebagai suntikan modal untuk memperkuat Bank Mayapada.

Baca: Sosialita Cantik ini Dikritik Para Dokter karena Sumbangkan ASI-Nya Sebanyak 15 Lemari Es

Baca: Hotman Paris Rayakan Ulang Tahun Selama Dua Hari Dua Malam di Tempat Termewah Pulau Bali

Baca: Napi Sewa Sel Mewah Rp10 Juta Seminggu di Lapas Lubukpakam, Pakai Sandi Uang SPP

Menurutnya, saat ini rupiah masih dalam keadaan mencari posisi terbaik sehingga lebih baik untuk mengembalikan simpanannya dari luar negeri kembali ke Indonesia.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved