Taksi Online - Aturan Terbaru 'Tombol Panik' & Draf Transportasi Online Kementerian Perhubungan

Tombol panik ini terdapat di aplikasi transportasi online untuk keamanan dan keselamatan pengemudi serta penumpang.

Taksi Online - Aturan Terbaru 'Tombol Panik' & Draf Transportasi Online Kementerian Perhubungan
ilustrasi/taksi online
Taksi online 

Taksi Online - Aturan Terbaru 'Tombol Panik' & Draf Transportasi Online Kementerian Perhubungan

TRIBUN-MEDAN.COM - Pasca dianulirnya Peraturan Menteri No.108 oleh Mahkamah Agung September lalu, Kementerian Perhubungan menyiapkan peraturan pengganti.  

Direktur Jendral Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengungkapkan Kemenhub menyiapkan 2 draft usulan untuk aturan baru ini.

Ada dua draft peraturan menteri, yang pertama peraturan menyangkut masalah angkutan sewa khusus penyelenggaraannya.

"Satu lagi untuk standar pelayanan minimalnya," ucap Budi Setiyadi.

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Dalam salah satu draft soal standar pelayanan minimal, terdapat aturan penyematan panic button.

Tombol panik ini terdapat di aplikasi transportasi online untuk keamanan dan keselamatan pengemudi serta penumpang.

"Draft ini baru usulan. Kami kami lakukan pendalaman lagi dengan semua pihak terkait," kata Budi.

Sejak dianulirnya aturan PM 108 ini, Kemenhub memiliki waktu 90 hari untuk membuat aturan baru.

"Cukup waktu. Supaya pembuatan aturan baru ini tidak terburu-buru dan bisa jauh lebih baik lagi dalam menelurkan kebijakan," tutup Budi.

taksi online
taksi online (tribunnews)
Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved