Liga Italia

Cristiano Ronaldo - Pendukung Juventus Marah, Tiket Liga Italia Melonjak Gara-gara CR7

Baik Juventus maupun sang lawan, ramai-ramai berupaya mengeruk keuntungan dengan meningkatkan harga tiket di mana Ronaldo berlaga.

Cristiano Ronaldo - Pendukung Juventus Marah, Tiket Liga Italia Melonjak Gara-gara CR7
FILIPPO MONTEFORTE/AFP
Ekspresi megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, dalam laga Liga Italia kontra Lazio di Allianz Stadium, Turin pada 25 Agustus 2018. 

Bintang sepak bola Cristiano Ronaldo tengah tersandung masalah, setelah dilaporkan oleh wanita asal Las Vegas, Amerika Serikat, yang bernam Kathryn Mayorga, atas dugaan tindakan pemerkosaan.

Cristiano Ronaldo dan Kathryn.| CCTV Rain Palms Hotel/NET

////

TRIBUN-MEDAN.COM - Kathryn Mayorga, melalui seorang pengacara, memasukkan gugatan pemerkosaan yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo itu ke Kejaksaan Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat, pada 27 September 2018.

Mengutip dari TribunSolo yang disarikan dari The Heavy dan The Sun, berikut 6 hal singkat dari kasus yang tengah menghampiri Cristiano Ronaldo.

1. Berawal dari Baju Renang

Dalam gugatan Kathryn Mayorga, tindak pemerkosaan ini terjadi pada Juni 2009.

Saat itu Ronaldo mengundangnya ke sebuah pesta di Amerika Serikat.

Ronaldo menggelar pesta di VIP room sebuah nightclub mewah di Las Vegas, bernama Rain.

Dari pesta itu, Ronaldo kemudian mengundang beberapa orang, termasuk Kathryn Mayorga, ke hotelnya.

Ronaldo beralasan, dari kamar hotelnya bisa melihat pemandangan cantik Las Vegas.

Di kamar suite hotel yang disewa Ronaldo itu ada sebuah ruangan khusus bak mandi air panas.

Mayorga diminta masuk oleh Ronaldo untuk berendam bersama.

Tapi Kathryn Mayorga menolak, karena dia mengatakan tak bawa baju renang.

Ronaldo lalu membujuk Kathryn Mayorga untuk ke kamar tidurnya, dengan alasan dia akan memberinya baju renang.

Mayorga menurut saja lalu ikut Ronaldo masuk kamar.

Ronaldo ternyata memberi Mayorga setelan baju fitness.

Mayorga kemudian pergi ke kamar mandi untuk ganti baju.

Pengakuan Mayorga, di kamar mandi itu, Ronaldo datang lalu memerkosa dirinya.

Mayorga mengatakan, saat Ronaldo memerkosa dirinya, Mayorga sudah berusaha berontak dengan terus mengatakan "No, no,".

Kathryn Mayorga (tengah)
Kathryn Mayorga (tengah) (akhayar.com)

2. Cristiano Minta Maaf

Dalam gugatan Mayorga, setelah melakukan aksi itu, Cristiano Ronaldo langsung minta maaf pada dirinya.

Ronaldo mengatakan; "Biasanya saya bersikap seperti laiknya gentleman." 

Mayorga kemudian pulang ke rumah ibunya, dan dia menceritakan hal itu ke temannya.

Mayorga mengatakan, saat itu dia mengalami trauma psikologi dan rasa sakit di alat vitalnya.

3. Takut Bicara

Esok harinya, Mayorga melapor ke Kepolisian Las Vegas.

Tapi dalam laporannya, Mayorga tidak mengatakan sosok Ronaldo sebagai pemain bola terkenal.

Alasannya, saat dia divisum di University Medical Center, Mayorga diwanti-wanti agar tidak mengatakan Ronaldo sebagai pesepakbola terkenal.

Dia akan dituding oleh polisi, merekayasa kasus perkosaan demi mendapatkan uang.

Benar saja, ketika Mayorga akhirnya bicara soal nama Ronaldo pada seorang polisi, Mayorga mengklaim kasus itu tak disikapi oleh polisi dan dia dituding cari ketenaran.

4. Uang Diam Rp 5,7 miliar

Mayorga kemudian menyewa pengacara.

Pengacara Mayorga kemudian menekan kepolisian untuk membuka kasus ini kembali.

Pengacara mewakili Ronaldo kemudian datang, dan menawarkan agar kasus ini diselesaikan kekeluargaan.

Ronaldo memberi uang diam untuk Mayorga, agar tak menceritakan peristiwa ini ke publik.

Perjanjian itu ditandatangani oleh Ronaldo dan Mayorga.

Dilansir dari The Sun, uang yang diberikan Ronaldo kepada Mayorga disebutkan sebesar Rp 5,7 miliar.

Cristiano Ronaldo and Kathryn Mayorga partying in Las Vegas
Cristiano Ronaldo dan Kathryn Mayorga party di Las Vegas | Matrixpictures via AP

5. Menggugat Lagi

Meski sudah ada uang diam, kini, atau 9 tahun setelah peristiwa itu terjadi, Mayorga kembali menggugat Ronaldo ke pengadilan.

Pasalnya, pengacara Mayorga menilai, saat kesepakatan itu disodorkan, Mayorga tak dirasa siap secara psikis.

Saat itu dia masih disebut trauma dalam peristiwa, sehingga dianggap tak stabil secara emosional untuk menandatangani perjanjian tersebut.

Pada September 2018, Kepolisian Las Vegas merilis pengumuman penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Cristiano Ronaldo pada Mayorga kembali resmi dibuka lagi.

6. Cristiano Ronaldo Membantah

Cristiano Ronaldo membantah dan menyebut tudingan ini sebagai fitnah.

Dalam siaran live Instagram, Cristiano Ronaldo angkat bicara setelah gugatan Mayorga terdengar publik.

"Tidak, tidak. Apa yang mereka tulis hari ini? Bohong, berita bohong," kata Ronaldo.

"Mereka ingin populer, memanfaatkan namaku, ingin terkenal pakai namaku. Yah, ini adalah bagian dari resiko pekerjaanku. Saya bahagia dan semua baik-baik saja," ujar Ronaldo lagi.

Pengacara Ronaldo yang tinggal di Jerman, Professor Dr Christian Schertz juga menuding media populer Jerman, Der Spiegel, telah menyebarkan berita-berita bohong

Baca: MotoGP 2018 - Ducati Siap Rekrut Marc Marquez Duet dengan Dovizioso, Rumor di MotoGP Jepang

Baca: CPNS 2018 - Pengumuman Hasil Seleksi CPNS 2018 dari Kemenkumham, Tahapan Selanjutnya

Baca: Siva Aprilia - Foto-foto Model Cantik & Tanggapan Baby Margaretha soal Disenggol Petarung MMA

TAUTAN: Cristiano Ronaldo Datang, Suporter Juventus Justru Meradang dan  Ini Loh Alasan Mengejutkan Cristiano Ronaldo Memutuskan Tidak Bertato Seperti Lionel Messi

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved