Edy Rahmayadi Blak-blakan Soal Pergantian Pelatih Tim Nasional, Sebut PSSI Bukan Pengemis

Karena pelatih sebelumnya Luis Milla selama satu bulan telah ditunggu kehadirannya, namun tidak kunjung tiba di Indonesia dan menemui PSSI.

Edy Rahmayadi Blak-blakan Soal Pergantian Pelatih Tim Nasional, Sebut PSSI Bukan Pengemis
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi memastikan untuk kedepan, Tim Nasional Indonesia akan dilatih oleh pelatih lokal dari Indonesia, yakni Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto.

Hal itu dilakukan, karena pelatih sebelumnya Luis Milla selama satu bulan telah ditunggu kehadirannya, namun tidak kunjung tiba di Indonesia dan menemui PSSI.

Edy Rahmayadi mengatakan PSSI sudah melakukan hal-hal seperti satu bulan terakhir membujuk Luis Milla. Seluruh keperluan dan kewajiban hak-hak Luis Milla sudah dipenuhi.

"Dalam satu tahun Luis Milla itu bayarannya 30 Miliar. Memang pelatih yang bagus itu mahal. Itupun PSSI siap
demi skuad kita dan tim kita. Tetapi sampai saat ini Luis Milla tidak berkenan. Kita tetap berkomunikasi tapi dia selalu menunda-menunda kehadirannya untuk Timnas," kata Edy Rahmayadi, Selasa (23/10/2018)

"PSSI bukan pengemis, kita punya sikap. Kita juga sudah punya pelatih-pelatih yang handal. Saat ini kita percayakan kepada duet pelatih Bima Sakti dan Kurniawan dan habis itu kita evaluasi kedepan. Karena kita tak bisa memaksa orang, PSSI dan Indonesia punya harga diri," tegas Edy.

Trio Pembunuh Pura-pura Ingin Pinjam Uang, Motif Sakit Hati karena Diejek Korban Pasukan Gajah

Ngadu ke Hotman Paris, Perseteruan Dewi Perssik dengan Perempuan RM Memuncak, Nih Videonya

Kisah Asmara Ardie Bakrie dengan Artis Cantik Manohara, Intip 5 Foto Sebelum Menikahi Nia Ramadhani

Lebih lanjut, Edy menyebut PSSI punya target untuk Timnas selalu nomor satu dan jadi yang terbaik untuk Indonesia yang kita cintai ini.

Terkait duet pelatih baru Bima Sakti dan Kurniawan, Edy yakin dan percaya mereka berdua bisa memberikan yang terbaik buat Timnas Indonesia.

Bek PSMS Firza Andhika Ikuti Trial di Klub Tubize Belgia,  NorthCliff Tanggung Semua Biaya

Mahasiswa STAI Sidikalang Salurkan Bantuan Hasil Penggalangan Dana untuk Korban Gempa 

Penjambret yang Sempat Kritis karena Menabrak Tiang Listrik Meninggal Dunia

Dibawah duet maut jebolan PSSI Primavera Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto, PSSI berharap Indonesia bisa meraih hasil terbaik dalam laga Piala AFF yang akan dimulai pada 8-19 Desember 2018 mendatang.

Timnas Indonesia akan berada di Grup B bersama Thailand, Philipina, Singapura dan Timor Leste.

Nawal Lubis Berharap Keberadaan IPEMI Sumut Mampu Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Selebgram Bisa Makan Sushi Gratis di Restoran Ini, Porsinya Sesuai dengan Jumlah Pengikut

Diharapkan Timnas Indonesia dapat mengukir prestasi. Edy Rahmayadi meyakini Indonesia bisa berjaya dalam event sepakbola Asia Tenggara yang diselenggarakan tiap 2 tahun tersebut.

(cr9/tribun-medan.com)

Surveyor BRI Ditahan, Tersangka Pengeluaran Uang Kredit 1,5 Miliar

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved