Jadi Kapten, Roni Fatahillah Akui Tak Terbeban
Bek PSMS Medan, Roni Fatahillah mendapat peran baru kala bentrok menghadapi Sriwijaya FC, Kamis (18/10) kemarin.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bek PSMS Medan, Roni Fatahillah mendapat peran baru kala bentrok menghadapi Sriwijaya FC, Kamis (18/10) kemarin. Pemain bernomor punggung 7 itu menjadi kapten. Padahal sebelumnya ia tak ada kepikiran untuk dijadikan kapten.
Roni menjadi kapten PSMS saat bentrok Sriwijaya FC lantaran Legimin Rahardjo tak diturunkan. Legimin dicadangkan untuk kebutuhan strategi yang diterapkan pelatih PSMS, Peter Butler.
Sementara jika Legimin tak masuk line up, ada dua wakil kapten yang siap menggantikan perannya. Ada Suhandi dan M Roby. Namun Suhandi dan Roby pun tak masuk line dalam laga itu. Tim pelatih pun akhirnya memilih Roni sebagai kapten.
Roni sendiri mengaku senang mendapat kesempatan menjadi kapten. Ia sama sekali tak kepikiran menggantikan peran Legimin sebagai kapten.
"Sama sekali tidak ada kepikiran jadi kapten tim kemarin. Lagian kemarin Bang Legimin enggak masuk line up, jadi saya dipilih untuk gantikan peran dia. Tapi bagi saya Bang Legimi tetap kapten kami kok," ujar Roni kepada Tribun, Sabtu (20/10).
Baca: Laga PSMS Ditunda, Roni Fatahillah Ungkap Rasa Kecewa
Mendapat peran baru sebagai kapten, Roni merasa tak terbeban. Justru ia sudah terbiasa menjadi kapten tim pada klub sebelumnya yang pernah ia bela.
"Biasa saja sebenarnya menjadi kapten, tidak ada merasa beban. Sebelum di PSMS saya udah pernah menjadi kapten, tapi di sini beda. Kapten tim kapten psms tetep Bang Legimin, dia kapten kami di sini," ungkapnya.
Namun sayang, saat menjadi kapten tim, Roni justru tak bisa main di laga selanjutnya. Ia terkena akumulasi kartu, lantaran saat bersua Sriwijaya FC terkena kartu merah. Selanjutnya PSMS akan bertanding hadapi Mitra Kukar di Stadion Teladan, Selasa (23/10).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/roni-fatahillah_20181020_152217.jpg)