Luis Milla Sebut PSSI Tak Profesional, Edy Rahmayadi: Kita Butuh Dia, Tapi Tak Bisa Juga Merengek

Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi mengakaui keterlambatan pembayaran gaji pelatih Timnas

Luis Milla Sebut PSSI Tak Profesional, Edy Rahmayadi: Kita Butuh Dia, Tapi Tak Bisa Juga Merengek
bolasport
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi mengakaui keterlambatan pembayaran gaji pelatih Timnas Indonesia Luis Mila.

Lantaran pemakaian dana untuk mendanai lima pertandingan timnas pada gelaran Internasional.

Edy Rahmayadi mengatakan, PSSI sudah melakukan pemanggilan kembali pelatih yang mantan pemain Barcelona FC tersebut, untuk dapat melatih para pemain sepak bolanya tim nasional.

Dikarenakan masih membutuhkan tenaga dan pikiran Luis Mila dalam mengatur strategi-strategi dalam mengolah si kulit bundar.

"Lusi Mila, kita memang capek mikirinya ini. Luis Mila itu sudah kita bujuk dia, karena kita butuh. Memang kita akui kita butuh, dan dia sudah banyak berbuat untuk PSSI kita," kata Edy Rahmayadi saat ditemui, Tribun Medan, selesai melaksanakan salat di Masjid Agung, Selasa (23/10/2018).

Menurut Edy, dana yang telah dikeluarkan untuk mengaji berkisar puluhan miliar rupiah. PSSI sendiri siap untuk membawa dirinya Kembali untuk melatih timnas kembali.

"Untuk Luis Mila itu, kurang lebih 30 miliar untuk setahun dan PSSI siap membayarnya," kata dia.

Gubernur Sumatera Utara ini mengaku bahwa keterlambatan mengaji pria berambut cokelat tersebut.

"Memang kemarin terjadi keterlambatan, tidak bisa langsung kita lunasi, karena lima tim harus main, di usia 16, 19, 23, dan usia senior dan putri yang harus main, dan itu harus dibiayai oleh PSSI," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Satia
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved