Kasus Penyebaran Hoax

Ratna Sarumpaet Terkini - Terungkap Pengakuan 'Dipukuli' hingga Asisten Ratna Minta Akui Kebohongan

Asisten Ratna Sarumpet diperiksa sekitar 8 jam dan dicecar dengan 35 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ratna Sarumpaet Terkini - Terungkap Pengakuan 'Dipukuli' hingga Asisten Ratna Minta Akui Kebohongan
Kompas.com/Sherly Puspita
Ratna Sarumpaet usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Biddokkes Polda Metro Jaya 

TRIBUN-MEDAN.COM - Polisi menguak kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang disampaikan lewat seorang asistennya.

Hal tersebut terungkap dari proses penyelidikan Polda Metro Jaya.  

Seperti diketahui, sejak dinyatakan sebagai tersangka 4 Oktober lalu, polisi terus mengembangkan kasus penyebaran berita bohong alias hoax oleh Ratna Sarumpaet.    

Asisten Ratna Sarumpaet yakni, Ahmad Rubangi, diperiksa polisi Senin (22/10/2018) kemarin.

Rubangi diperiksa sebagai saksi dalam kasus penyebaran berita bohong tersebut.    

Dirinya diperiksa sekitar 8 jam dan dicecar dengan 35 pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kuasa Hukum Ahmad Rubangi, Akbar Alamsyah mengatakan, para asisten Ratna awalnya mengira kejadian pengeroyokan Ratna di Bandung pada 21 September 2018 benar adanya.  

Para asisten semakin percaya setelah melihat foto-foto Ratna dengan wajah lebamnya.

"Kemudian Ahmad Rubangi beserta rekan-rekan di rumah, asisten Ibu Ratna, itu tanggal 3 Oktober 2018 pagi sekitar pukul 07.00, semuanya dikumpulkan di rumah, di rumahnya Ibu," kata Akbar ketika dihubungi, Senin malam.

Pagi itu, Ratna membeberkan tentang segala kebohongannya termasuk foto-foto operasi plastik yang ia sebut sebagai kondisinya pasca dipukuli alias pengeroyokan.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved