Heboh Isu Penculikan Anak di Amal Luhur, Ini Pengakuan Ayah Yunika Hanabel br Silalahi

Toppol, yang tak terima putrinya dibawa pergi tanpa seizinnya, kemudian menyebar kabar di Instagram melalui akun keponakannya

Heboh Isu Penculikan Anak di Amal Luhur, Ini Pengakuan Ayah Yunika Hanabel br Silalahi
Tribun Medan / Instagram
Postingan viral di Instagram kabar penculikan bocah perempuan bernama Yunika Hanabel br Silalahi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Beberapa waktu lalu, viral di Instagram kabar penculikan bocah perempuan bernama Yunika Hanabel br Silalahi. Setelah ditelusuri, ternyata kabar tersebut hoaks.

Pihak Polsek Medan Helvetia telah terjun ke lokasi Jalan Amal Luhur, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, sebagaimana tertulis pada postingan Instagram kabar penculikan viral ini, guna mengecek langsung.

Alhasil terungkap bahwa Yunika Hanabel br Silalahi adalah buah hati pasangan Toppol Silalahi dan Vivianty br Sihotang, warga penghuni indekos di Jalan Amal Luhur Nomor 61, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia.

Yunika Hanabel br Silalahi sebenarnya tidak hilang, melainkan dibawa ibunya ke suatu tempat.

Toppol, yang tak terima putrinya dibawa pergi tanpa seizinnya, kemudian menyebar kabar di Instagram melalui akun keponakannya bahwasanya putrinya itu telah diculik orang tak dikenal.

"Saat diinterogasi, bapak dari anak yang diviralkan hilang itu mengaku hubungannya dengan istrinya sedang kurang harmonis setahun terakhir ini," kata Kapolsek Medan Helvetia Kompol Trila Murni, Jumat (26/10/2018).

VIDEO Viral Hari Ini - Bripka Hasugian Vs Pengemudi Mobil, Pengemudi Tahan HT Sang Polantas

Viral, Perempuan Berseragam PNS Makan di Tepi Jalan, Netizen Bereaksi Pro dan Kontra

Jadwal Ujian CPNS 2018 - Tes SKD 26 hingga 27 Oktober 2018, Cek Daftar Nama Link Jadwal & Lokasi

Heboh Pengumuman STNK Hangus/Dihapus Bila tak Bayar Pajak 2 Tahun, Ini Penjelasan Samsat

Trila mengungkapkan, pasangan Toppol dan Vivianty sebelumnya tinggal di Batam, Kepulauan Riau. Lantaran kurang harmonis, sekitar bulan Agustus 2018 lalu, Toppol membawa putrinya pindah ke Medan.

Singkat cerita, pada Minggu (21/10/2018), Vivianty tiba indekos Toppol, dan pada Rabu (24/10/2018) sekitar pukul 11.00 WIB, Vivianty pergi meninggalkan kamar indekos Toppol seraya membawa putri mereka.

BMKG Prediksi Hujan Guyur Kota Medan Siang ini dan Kembali Terjadi di Malam Hari

Salat Subuh Berjamaah Bersama Warga Kapolrestabes Medan Imbau Jauhi Narkoba dan Hoaks

Wakil Wali Kota Medan Minta Maaf Perbaikan Drainase Ganggu Kenyamanan Warga

"Kejadian perginya Vivianty dari kos saat Toppol sedang pergi bekerja sebagai ojek daring. Perginya tanpa bilang sama suaminya dahulu," ungkap Trila.

Sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (24/10/2018), Toppol pulang ke indekosnya. Ia pun kaget saat melihat di dalam kamar indekosnya tak ada istri dan anaknya.

Polrestabes Turunkan Pasukan Asmaul Husna Kawal Aksi Bela Kalimat Tauhid

Kawal Aksi Bela Kalimat Tauhid GNPF, Polrestabes Medan Kerahkan 1200 Personel

Edy Rahmayadi Minta Kenaikan Upah Minimum Provinsi Sumut Tidak Buat Perusahaan Kolaps

Toppol kemudian menelepon istrinya. Namun, jawaban yang didapat tak sesuai harapannya.

"Saat Toppol menghubungi istrinya, jawaban istrinya 'anak ada sama aku'. Namun, saat ditanya posisi keberadaan mereka, istri Toppol enggak memberitahukan," ungkap Trila lagi.

 Kapolres Nisel Ajak Anak Panti Asuhan Bernyanyi, Minta Rajin Belajar dan Tetap Semangat

 Abdul Latif Diciduk Polisi saat Santai di Hotel Melati, Hendak Nyabu Bersama Teman

Akhirnya, Toppol menyuruh keponakannya bernama Dian untuk memasang foto dan tulisan di Instagram tentang penculikan putrinya.

Ini Pernyataan Kapolrestabes Soal Video Viral Bripka Hasugian, Sebut HT Sudah Dikembalikan

PSMS Medan Tanpa 4 Pilar Utama saat Bertandang ke Arema FC di Malang

"Kita temui orangtua dari anak yang diviralkan hilang itu hari Kamis (25/10/2018) kemarin. Usai kita interogasi, kita pesankan kepada mereka agar menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan. Harus ada yang mengalah salah satu. Jangan karena ego orangtua, anak jadi korban," pungkas Trila.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved