Tim Asmaul Husna, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Anggota Polisi untuk Bergabung

Sekitar 5.000 umat Islam berkumpul di Masjid Raya Al Mashun Medan dengan sasaran Mapolda Sumut, yang dilakukan setelah salat Jumat.

Tim Asmaul Husna, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi Anggota Polisi untuk Bergabung
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto saat mengamankan titik kumpul aksi bela kalimat Tauhid di Masjid Al Mahsun Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ribuan orang umat Islam di Kota Medan, melakukan 'Aksi Bela Kalimat Tauhid', yang beragendakan menuntut dibubarkannya Banser dan laporan pengaduan penistakan.

Dalam aksi ini, sekitar 5.000 umat Islam berkumpul di Masjid Raya Al Mashun Medan dengan sasaran Mapolda Sumut, yang dilakukan setelah salat Jumat.

Namun ada hal berbeda dalam pengawalan yang dilakukan Polrestabes Medan dalam mengawal aksi tersebut.

Karena ada sekitar puluhan personel yang mengamankan aksi, mengenakan aksesoris religi, yaitu menggunakan sorban berwarna putih dan lobe putih.

Tim Asmahul Husna saat mengamankan aksi bela kalimat Tauhid di Masjid Al Mahsun Medan.
Tim Asmahul Husna saat mengamankan aksi bela kalimat Tauhid di Masjid Al Mahsun Medan. (TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ)

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan para personel yang akan dijadikan sebagai Tim Asmaul Husna, harus melewati beberapa proses untuk direkrut hingga menjadi anggota Tim Asmaul Husna.

Personel yang hendak direkrut, yang jelas harus beragam Islam, alim dan bisa menghafal 99 Asmaul Husna.

"Jadi mereka direkrut semuanya Islam dan persyaratannya harus bisa menghapal Asmaul Husna," kata Dadang saat berada diantara kerumunan massa Aksi Bela Kalimat Tauhid, Jumat (26/10/2018).

"Mereka rutin melakukan kegiatan keagamaan secara bersama-sama untuk mempertebal iman," sambungnya.

Lanjut, Dadang menjelaskan bahwa Tim Asmaul Husna mempunyai tugas untuk menyampaikan Asmaul Husna agar menyentuh kalbu setiap pengunjukrasa. Agar unjukrasa berjalan dengan tertib dan meredam hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Pokoknya syarat utama masuk Tim Asmaul Husna, juga harus bisa menghafal Asmaul Husna," ungkap Dadang.

Masih kata Dadang, selain bertugas dalam meredam emosi saat adanya aksi unjukrasa. Tim Asmaul Husna juga mempunyai tugas lain untuk memakmurkan masjid-masjid.

"Dalam aksi ini, kami mengimbau agar Tim Asmaul Husna bisa meredam suasana saat terjadi kericuhan. Tapi kita berharap tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," jelas Dadang.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved