Edisi Cetak Tribun Medan

2 Warga Sumut Penumpang Pesawat Jatuh: Rudi Lumbantoruan Sempat Beri Hadiah Pernikahan ke Adik Ipar

Sebanyak 189 orang penumpang dan kru di pesawat tersebut. Dua di antaranya merupakan warga Sumut.

2 Warga Sumut Penumpang Pesawat Jatuh: Rudi Lumbantoruan Sempat Beri Hadiah Pernikahan ke Adik Ipar
ilustrasi/istimewa
Lion Air Jatuh 

Petugas Basarnas dan PMI telah bersiap di pinghir kapal untuk membawa kantong jenazah menuju ambulans. Usai indetifikasi awal oleh Dokpol, empat kantung potongan korban itu kemudian dibawa masuk mobil ambulans untuk dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

TNI AL juga membawa serpihan potongan bagian Pesawat Lion Air JT 610. Sebelumnya, petugas di Kapal KN . 384 mengangkat dua kantong berwarna kuning yang berisi potongan tubuh korban ke pinggir dermaga. Dua kantong potongan jenasah itu kemudian dibawa menuju ambulans. Tak berselang lama, dua kantong tersebut dibawa menuju RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dengar Ledakan

Lokasi jatuhnya pesawat diduga berada di sekitar perairan antara perbatasan Cabangbungin dan Pakisjaya. Jatuhnya pesawat Lion Air sempat diketahui dari pukul 07.05 WIB dari kapal tunda (tugboat) As Jaya 11 pada posisi koordinat 05 49.727 S -107 07.460 E dengan heading 40 derajat timur laut, Tanjungkarawang.

Kejadian itu terdengar warga yang berada di sekitar Tanjungkarawang. Seorang nelayan asal Tanjungpakis Boros (50) mengaku, mendengar ledakan cukup keras di sekitar perairan Tanjungkarawang.

"Sempat mendengar suara ledakan cukup keras di sekitar pesisir pantai," kata Boros. Namun, ia belum bisa memastikan sumber ledakan merupakan pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang yang hilang atau bukan.

Camat Pakisjaya Irlandia Suarlan membenarkan, informasi nelayan mendengar ledakan saat pesawat jatuh. Namun, tidak diketahui penyebab suara ledakan, apakan karena benturan badan pesawat ke laut atau sebab lain.

"Saya mendapat kabar nelayan di Muarabungin mendengar ledakan di air sekitar pukul 06.30 WIB," ujar Irlandia di Pantai Tanjung Pakis, Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang.

Pesawat Baru

Pilot pesawat Lion Air JT 610 Bhavye Suneja telah memiliki jam terbang tinggi. Ia menerbangkan pesawat jenis Boeing 737 MAX-8 tersebut bersama Kopilot Harvino, dan lima pramugari. Mereka adalah Shintia Melina (pramugari senior), Citra Novita Anggelia, Alfiani Hidayatul Solikah, Fita Damayanti Simarmata dan Mery Yulyanda.

"Pesawat ini dikomandoi captain pilot Suneja dan copilot Harvino. Kapten penerbang ini mempunyai 6.000 jam terbang dan sudah sering membawa jenis pesawat ini," ujar Presdir Grup Lion Air. Edward melanjutkan, pesawat jenis itu pernah diterbangkan baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Edward menyebukan, pesawat jenis Boeing 737 MAX-8 pernah diterbangkan dari Manado, Sulawesi Utara menuju China.

"Kopilotnya juga sudah senior dengan 5.000 lebih jam terbang, kurang lebih 5.100 jam terbang," kata Edward.

Masih menurut Edwar, pesawat Boeing 737 MAX-8 memiliki teknologi canggih dan hemat bahan bakar. Pesawat ini masih sangat baru. Mulai beroperasi sejak Agustus 2018, terlihat dari sertifikat registrasi terbit 15 Agustus 2018, berlaku hingga 14 Agustus 2021. Sertifikat penerbangan komersial dikeluarkan 15 Agustus 2018 berlaku hingga 14 Agustus 2019.

Presiden Joko Widodo menginstruksikan KNKT melakukan penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat Lion Air JT-610.

"Saya telah memerintahkan KNKT untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa ini dan segera menyampaikan hasil penyelidikan secepat-cepatnya," ujar Jokowi dalam konferensi pers pada sela kegiatan di Bali, Senin siang.

Jokowi mengatakan, saat ini, Badan SAR Nasional dibantu TNI, Polri serta unsur nelayan masih melakukan pencarian korban di tengah perairan. Presiden memastikan, pemerintah melakukan upaya terbaik dalam menemukan korban. "Saya berharap korban bisa segera ditemukan," ujar Jokowi. (tribunnews/fra/dik/cr3/cr9/kompas.com)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved