Datang ke Pesantren Al Hidayah, Kapolrestabes Medan: Terorisme Bukanlah Ajaran Islam
Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto, menghadiri peresmian galeri Perdamaian.
Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto, menghadiri peresmian galeri Perdamaian.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Al hidayah Jalan Dusun IV, Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Kamis (1/11/2018).
Pada kegiatan peresmian galeri Perdamaian tersebut turut hadir Direktur BNPT Drs H Brigjen Herwan Chaidir, Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusen Dwihananto, PJU Polda Sumatera, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto,Kol Inf P Windriaji.
Kesbang Pol Linmas Sumut Suryadi Bahar, Ketua FKPT Sumut Drs Zulkarnain Nasution, Staf Ahli (Antropolog unimed) Dr H Ansari, Ketua Mui Kota Medan Prof Dr M Hatta dan Seluruh pengajar Ustadz/ustadzah serta Santri Pondok pesantren Al Hidayah.
Kegiatan peresmian tersebut dibuka dengan lantunan Ayat Suci Al Qur'an oleh Santri Pondok pesantren Al Hidayah Ahmad Mustapha.
Kegiatan dilanjutkan laporan pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Ustadz Khairul Ghazali, laporan terkait urgensi dan tujuan Galeri perdamaian oleh Staf Ahli Dr H Ansari, kata sambutan Dewan Pembina Galeri perdamaian Dr Hoiruddin.
Kata Sambutan Dewan Penasehat(Ketua Mui Medan) Prof DR M Hatta, kata sambutan Ketua FKPT Sumut Drs Zulkarnain Nasution, kata sambutan Direktur BNPT Brigjen Herwan Chaidir, kata sambutan Gubsu diwakili KesbangPol Sumut Suryadi Bahar.
Kata Sambutan Pangdam I/BB Diwakili Kol Inf P Windriaji, kata sambutan Kapolda Sumut, Penanda tanganan Prasati, Peninjauan Galeri Perdamaian, Doa yang dibawa oleh Abuya DR Aidil Akhyar.
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, Galeri Perdamaian Pondok pesantren Al hidayah adalah agar generasi muda dan masyarakat tidak terjerumus tindakan keras terorisme dan melacak serta mengumpulkan kepingan peristiwa yang berkaitan dengan terorisme.
Galeri ini juga sebagai sarana tempat bagi masyarakat untuk mengetahui bahayanya tindakan terorisme Serta memberi kesadaran dan proses pencegahan dini.
"Alhamdulliah kita dipersatukan walaupun kita berbeda suku dan agama. Terorisme bukanlah ajaran islam. Semoga galeri ini bermanfaat bagi generasi muda untuk tidak radikal, intoleran apalagi terorisme," ujarnya.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolrestabes-medan-kombes-dadang-hartanto-hadiri-peresmian_20181101_170158.jpg)