Kecewa Putusan Banding, Meliana Terpidana Kasus Penistaan Agama Tanjung Balai Ajukan Kasasi

Banding Meliana kembali menguatkan putusan Pengadilan Negeri Medan pada Kamis (25/10/2018) lalu

Kecewa Putusan Banding, Meliana Terpidana Kasus Penistaan Agama Tanjung Balai Ajukan Kasasi
TRIBUN MEDAN /ALIJA MAGRIBI
Meliana saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mengetahui banding Meliana kembali menguatkan putusan Pengadilan Negeri Medan pada Kamis (25/10/2018) lalu, Penasihat hukum Ranto Sibarani mengatakan akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung pekan depan.

Hal itu dijelaskannya kepada Tribun Medan, melalui pesan WhatsApp pada Minggu (4/11/2018) sekira pukul 13.50 WIB.

"Kita akan kirimkan akta kasasi 6 November 2018, Kemudian Memori Kasasi pada 15 November 2018. Itu akan dikirimkan melalui perantara Pengadilan Negeri Medan," ucap pengacara berkepala plontos tersebut kepada Tribun Medan.

Menanggapi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan, Ranto selaku kuasa hukum Meliana menyesalkan bahwa hakim tidak mempertimbangkan minimnya bukti kliennya terkait kasus menistakan agama. 

Majelis hakim, tuturnya hanya menggunakan keyakinan.

"Majelis hakim ternyata lebih mempertimbangkan keyakinan hakim untuk tetap menahan Meliana atau tidak menangguhkan penahanan Meliana, daripada mempertimbangkan fakta objektif bahwa Meliana tidak mungkin melakukan mengulangi perbuatan yg dituduhkan tersebut," ucapnya.

Ranto menyesalkan Majelis Hakim tidak mempertimbangkan bahwa Meliana adalah ibu rumah tangga yang tidak mungkin melarikan diri ataupun menghilangkan barang bukti. Padahal, imbuhnya, majelis hakim sangat mungkin menangguhkan penahanan Meliana sampai ada putusan inkraacht terhadap perkara tersebut.

Menyambung keterangannya, Ranto pun mengatakan Majelis hakim banding tidak mempertimbangkan bahwa Meliana tidak akan mungkin dituduh melakukan perbuatan tersebut, jika massa tidak menyatroni, melempari dan membakar rumah Meliana, bahkan mengusir Meliana dengan ancaman tidak menjamin keselamatan Meliana.

Banding Meiliana dengan nomor putusan 784/Pid/2018/PT MDN diputuskan oleh tiga majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan. Ketiga tersebut adalah Hakim Ketua Daliun Sailan, Hakim anggota I Prasetyo Ibnu Asmara dan hakim anggota II Ahmad Adrianda Patria pada sidang putusan yang berlangsung, Kamis (25/10/2018) siang.

Halaman
12
Penulis: Alija Magribi
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved