Saddil Ramdani - Kasus Penganiayaan Dicabut Mantan Kekasih, Gak Sengaja Dicakar, Respons Polisi

Pemain timnas Saddil Ramdani harus mendekam dalam penjara, korban Sekar dan ibunya mengajukan pencabutan perkara ke polisi.

Kolase/Tribunkupang/tribunjatim
Saddil Ramdani - Kasus Penganiayaan Dicabut Mantan Kekasih, Gak Sengaja Dicakar, Respons Polisi 

Atas Laporan Polis No : LP/ 261 / lX/2018/JATIM/RESLAMONGAN Saddil terancam dalam dua pasal sekaligus yaitu pasal 351 KUHP atau pasal 352 KUHP tentang penganiayaan.

Berikut kronologi versi laporan Porles Lamongan:

Pada hari Rabu (31/10/2018) pukul 18.30 WIB, Pelapor (Anugrah Sekar Rukmi, 19th) berangkat menuju dari Gresik ke Mess Persela di Gg. Magersari Kel. Tumenggungan Lamongan untuk menemui Terlapor (Saddil Ramdani, 19th).

Setelah ketemu Terlapor, kemudian Pelapor meminta HP milik Pelapor yang di bawa oleh Terlapor, setelah di kembalikan kemudian terjadi pertengkaran antara pelapor dan terlapor.

Selanjutnya pada saat terlapor hendak masuk ke dalam Mess, terlapor ditarik oleh pelapor kemudian pelapor menggedor-gedor pintu Mess.

Selanjutnya saat terlapor kembali keluar langsung melakukan pemukulan terhadap pelapor sehingga mengalami luka robek di bawah mata sebelah kanan.

Kemudian pelapor masuk kedalam Mess untuk minta pertolongan, selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan.

TKP: Dibelakang Mess Persela Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodi Kel. Tumenggungan Kec/Kab. Lamongan. Rabu tgl 31 Okt 2018 jam 20.30 WIB.

Selain Saddil, pemain Persela lainnya yaitu M. Guntur Triaji harus terseret kasus pemukulan ini sebagai saksi yang melihat di tempat kejadian perkara.

Buntut dari kasus itu Saddil pun kini resmi menjadi tersangka dan ditahan di Polres Lamongan dan terancam batal membela Timnas Indonesia di ajang AFF Cup 2018.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved