Breaking News:

Berjarak 10 Km dari Pusat Pemerintahan, Kondisi Jalan di Paluta Ini Sungguh Menyebalkan!

Miris, sebab desa ini hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Gunungtua, pusat administrasi pemerintahan Padanglawas Utara.

Penulis: |
TRIBUN MEDAN/Nanda F Batubara
Infrastruktur jalan menuju Desa Sampuran, Padangbolak, Padanglawas Utara, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, PADANGLAWAS UTARA - Hal pertama yang paling menarik perhatian ketika berkunjung ke Desa Sampuran, Kecamatan Padangbolak, Padanglawas Utara, sudah pasti infrastruktur jalan.

Bila ada kata yang melebihi makna parah, mungkin itulah yang cocok mewakili kondisi jalan menuju desa tersebut.

Infrastruktur jalan menuju Desa Sampuran, Padangbolak, Paluta, Selasa (30/10/2018).
Infrastruktur jalan menuju Desa Sampuran, Padangbolak, Paluta, Selasa (30/10/2018). (TRIBUN MEDAN/Nanda F Batubara)

Miris, sebab desa ini hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Gunungtua, pusat administrasi pemerintahan Padanglawas Utara. Jalan ini berstatus jalan kabupaten.

Dari Gunungtua, desa itu dapat ditempuh dalam waktu hampir satu jam meski hanya berjarak 10 kilometer. Itu pun bila kondisi cuaca baik. Sebab bila tidak, jangan harap dapat melintasi jalan di sini.

Kondisinya memang begitu memprihatinkan. Sempit dan sebagian besar rusak parah. Jalanan di sini belum dibalut hotmix.

Tanah, bebatuan serta jalur yang naik turun membuat tiap pengendara yang melintas jalan di sini akan mengerutkan kening. Tak jarang mengakibatkan kendaraan rusak.

"Padahal desa kami ini tidak jauh dari Gunungtua, tapi ya seperti ini. Dari dulu seperti ini, parah," ujar Juned, pemilik warung makan yang berada di sekitar Desa Sampuran, saat ditemui Selasa (30/10/2018).

Menurut Juned, ada banyak desa yang menggantungkan akses utama pada jalan ini. Selain Desa Sampuran, ada juga Desa Nabonggal, Desa Batangbulu, Desa Simandi Angin Dolok, Desa Simandi Angin Lombang dan Desa Liang Asona.

Meski merupakan jalur utama, kondisi jalan yang menghubungkan desa-desa tersebut sangat memprihatinkan. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved