Penerimaan CPNS 2018

Mayoritas Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Simalungun Berasal dari Luar Daerah

Ratusan pelamar mengantre sebelum masuk ke ruang ujian. Petugas Satpol PP memeriksa tubuh pelamar

Mayoritas Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Simalungun Berasal dari Luar Daerah
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Ratusan pelamar CPNS di Pemkab Simalungun melewati pemeriksaan oleh Satpol PP untuk mengikuti ujian di Aula T. Djohan SCH Pematangraya, Senin (5/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pemerintah Kabupaten Simalungun telah membuka seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil di tiga lokasi ujian, Senin (5/11/2018). Tiga lokasi yakni Aula T Djohan Simalungun City Hotel (SCH), SMP Negeri 1 Pematangraya, dan SMK Negeri 1 Pematangraya.

Jajaran pejabat PNS Pemkab Simalungun dengan tim Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah membuka dengan resmi ujian SKD CPNS. Ujian SKD yang dimulai dari 5 November 2018 hingga 10 November 20018 dilakukan secara tiga dan empat sesi.

Diketahui untuk per sesi, Aula T Djohan SCH menampung 196 pelamar, SMP N 1 Pematangraya 90 pelamar, dan SMK N 1 Pematangraya 90 pelamar per sesi. Pemkab Simalungun telah menyatakan 8.266 pelamar yang mengikuti tes SKD atau lulus administrasi berkas. Dari 8.266, Pemkab Simalungun hanya menerima 502 orang.

Amatan tribun-medan.com, ratusan pelamar di Aula T Djohan SCH tampak sudah menunggu satu jam sebelum ujian. Seluruh pelamar menggunakan pakaian kemeja putih dengan celana/rok hitam. Ratusan pelamar mengantre sebelum masuk ke ruang ujian. Petugas Satpol PP memeriksa tubuh pelamar.

Petugas Satpol PP melarang pelamar membawa dompet, handphone, kenakan tali pinggang, dan melepas sepatu. Lalu, pelamar menuju loket registrasi untuk memeriksa berkas. Pada papan pengumuman, pelamar hanya boleh membawa Kartu Ujian dan KTP.

Jenazah Pramugari Endang Sri Bagus Nita Tiba di Jateng, Ini Jumlah Santunan yang Diperoleh Keluarga

Viral Prabowo soal Tampang Boyolali, Sandiaga Minta Hal Itu Dilupakan, Ini Kata Tim Pemenangannya

Permintaan Terakhir Pretty Asmara sebelum Meninggal Dunia saat Divonis 6 Tahun Penjara

Sekretaris Daerah Pemkab Simalungun Gidion Purba memastikan seluruh pelamar tidak boleh membawa apa pun ke dalam lokasi ujian. Gidion juga mewajibkan pelamar hadir satu jam sebelum ujian.

"Satu jam sebelum ujian diharapkan sudah di lokasi.
Kita semua periksa. Semua harus benar-benar clear masuk ke ruangan,"ujarnya usai meresmikan pembukaan Tes SKD di Aula T. Djohan SCH Pematangraya.

KABAR Terbaru Marion Jola Idol, Dari Foto-foto Seksi, Curhatan hingga Bareng Ariel Noah Jadi Sorotan

Pesan Mufti Suriah Syeikh Al-Afyouni untuk Indonesia, Sebut Negaranya Hancur karena Provokasi Agama

Gidion juga memastikan telah berkordinasi dengan telkomsel dan PLN.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Simalungun Jamesrin Saragih mengatakan dari 8.266 pelamar kebanyakan dari luar Kabupaten Simalungun. Namun, Jamesrin tidak bisa memastikan berapa persen dari luar daerah.

 Jamaah Masjid Al Muttaqin Doakan Kombes Pol Dadang Hartanto jadi Pimpinan yang Amanah

BMKG Prediksi Kota Medan Diguyur Hujan Mulai Siang hingga Dinihari

"Yang pastinya lebih banyak dari luar daerah Simalungun. Kalau persennya gak bisa kupersenkan, tapi lebih banyak luar,"katanya.

Kapolrestabes Medan Melayat ke Rumah Korban Penyerangan Pemuda di Jalan Luku

Jamesrin juga mengatakan banyak pelamar yang terlalu cepat datang. Bahkan, ujian pukul 13.00WIB siang, pelamar sudah hadir pukul 10.00WIB pagi.

Terpidana Kasus Korupsi Diciduk Kejari Tiga Hari Jelang Ulang Tahun

Ratusan Jaksa Test Urin Mendadak Usai Apel Pagi, Ini Permintaan Kajari Deliserdang

"Mungkin mereka (pelamar) yang datang cepat dari luar daerah,"pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved